Jakarta, hariandialog.co.id – Haryoko Ari Prabowo SH.M.hum diambil sumpah dan dilantik sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan (Kajari Jakse) menggantikan Kajari lama, Syarief Sulaeman Nahdi.
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) DKI Jakarta, Dr Reda Mathovani yang juga menjabat JAM Intel Kejaksaan Agung tersebut, pada Kamis (16/11/2023) mengambil sumpah dan melantik Haryoko Ari Prabowo sebagai Kajari Jaksel, di Gedung Lantai 6 kantor Kejati DKI Jakarta, Jalan Rasuna Said, Kuningan Jakarta Selatan.
Pada saat yang bersamaan juga diambil sumpah dan dilantik sebagai Koordinator (Pejabat eselon III) Bagus Nur Jakfar Adi Saputro SH.MH., menggantikan Nurul Wahidin Rifai SH yang mendapat promosi sebagai Kajari Pangkajene di Kepulauan Pangkajene, Sulawasi Selatan.
Dimana sebelum resmi menjabat Kajari Jaksel, Haryoko Ari Prabowo menjabat sebagai Kasubdirektorat Tindak Pidana Korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus.
Baik Haryoko Ari Prabowo ditunjuk sebagai Kajari Jaksel, dan Bagus Nur Jakfar Adi Saputro sebagai Koordinator di Kejati DKI, dan Syarief Sulaeman Nahdi sebagai Aspidsus Kejati Jawa Barat, berdasarkan Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor: Kep-IV-602/C/II/ 2023 tanggal 8 November 2023.
Sementara itu saat acara pisah dengan Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan Syarief Nahdi Sulaeman dan perkenalan dengan penggantinya Haryoko, Wali Kota Jakarta Selatan, Munjirin dalam sambutannya mewakili Forkominko Jakarta Selatan, menyebutkan seluruh jajaran siap menyambut pesta demokrasi untuk Pemilu 2024 yang akan datang. “Partisipasi pemilih di wilayah Jakarta Selatan cukup baik dan terbaik dimana pada 2019 mencapai 89 persen dan pelanggaran pemilu juga terendah,” kata Wali Kota Jakarta Selatan itu.
Untuk itu, lanjut Munjirin, harus dibanggakan dapat bertugas di Jakarta Selatan apapun jabatannya. “Pejabat ingin menjabat di Jakarta Selatan, tapi tidak semua berhasil mendapatkannya. Jadi kita yang menjabat sekarang ini harus mensyukuri. Biasanya dari Jakarta Selatan akan naik dan naik terus tingkatannya seperti Bapak Syarief Nahdi Sulaeman mendapat promosi menjadi Asisten Pidana Khusus Kejati Jawa Barat dan dalam waktu dekat Dandim dan Kapolres yang sudah mengikuti tes untuk promosi,” katanya.
Usai acara inti selesai dilanjutkan penyerahan kenang-kenangan dari para undangan yang dimulai oleh Walikota Jakarta Selatan, Kapolres, Dandim, Pengadilan Jakarta Selatan dan beberapa instansi yang ada di wilayah Jakarta Selatan. Tak lupa dari para Kepala Seksi Pidana Umum, Intelijen, Pidana Khusus, Datun, Barang Bukti serta Kasubagbin. (Het/Tob)
