
Jakarta,hariandialog.co.id. – Dalam rangka peringatan HUT Ke-78 PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN), ratusan siswa-siswi SDN Utan Kayu Selatan 05, hadir memeriahkan beragam acara yang digelar pihak sekolah.
Salah satu kegiatan yang ditampilkan seluruh siswa-siswi mulai dari kelas 1 sampai kelas 6, yakni demo eskul.Selain itu, tidak ketinggalan beragam persembahan menarik dari para guru dan komite sekolah juga turut ditampilkan dalam peringatan Hari Guru Nasional (HGN).
Acara tersebut dilaksanakan di halaman sekolah setempat, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, Jumat (24/11/2023).
Saat ditemui Dialog, Ketua Panitia, Eky Hilmawan mengatakan kegiatan hari ini berjalan lancar dan banyak juga yang hadir dari perwakilan orang tua murid untuk menyemarakkan dan berpartisipasi dalam acara.
Eky melanjutkan adapun tema yang diangkat dalam HUT Guru ini adalah Guruku Digugu dan Ditiru. “Maksudnya adalah agar para guru khususnya di SDN Utan Kayu Selatan 05 ini bisa menjadi panutan dan contoh serta teladan yang baik untuk anak-anak,” ujarnya.
Sementara itu, Plt Kepala Sekolah Nuni Sri Hadiyati yang telah membuka acara tersebut, saat akan diwawancarai diwakili oleh Wakil Kepala Sekolah, Damar, menjelaskan kegiatan hari ini melakukan selebrasi dari semua aktifitas-aktifitas siswa, baik dari akademik juga non akdemik seperti penampilan- penampilan eskul yang telah dilaksanakan.
“Semua eskul yang ada kita tampilkan sebagai bentuk apresiasi terhadap guru yang telah mendidik dan mencerdaskan siswa sampai dengan hari ini,” kata Damar.
Dia menambahkan tujuan kegiatan ini adalah menghargai sebuah totalitas dan loyalitas dari semua pendidik-pendidik yang ada di seluruh indonesia. “Khususnya di SDN Utan Kayu Selatan 05, karena dedikasinya dengan tujuan untuk mencerdaskan anak bangsa,” tuturnya.
Terakhir Damar berharap, agar pendidikan di indonesia menjadi lebih baik. Khususnya yang menjadi contoh 3 dosa saat ini, dalam dunia pendidikan, yakni kekerasan, bullying dan intoleransi dapat hilang dari dunia pendidikan. “Sehingga guru yang menjadi contoh suritauladan dari peserta didik dapat memberikan yang terbaik dan memberikan contoh yang baik, agar dapat ditiru untuk anak-anak generasi penerusnya,” tandasnya. (Rml)
