
Majalengka, hariandialog.co.id – Bermula irformasi dari masyarakat terkait adanya yang sedang membangun berdiri di atas tanggul Sungai Tirta Negara Blok Bojong Pakuon Desa Bojong cideres Kecamatan Dawuan Kabupaten Majalengka.jika di lihat mulai pembangunananya di bangun secara kokoh menggunakan cor dan beton bertulang.
Bangunan tersebut dekat dengan Perum Grand Hegar Dawuan (GHD) Bojong Cideres sehingga ada berapa warga sekitarnya mempertanyakan keberadaan bangunan tersebut.informasi yang di dapat dari beberapa warga di duga bangunan tersebut untuk di jadikan tempat usaha.
“Itu membangun di atas lahan tanggul irigasi Tirtanegara milik Dinas PUTR Majalengka Bidang Sumber Daya Air (SDA) apakah sudah mengantongi ijin atau belum dari Dinas PUTR -nya jika belum sangat di sayangkan,berhubung harus menempuh prosedur-nya.”kata bebera warga masyarakat yang enggan di sebut namananya kepada Dialog minggu kemarin.
Hasil pantauan Dialog di lapangan ada bebara orang sedang mengerjakan proyek bangunan tersebut bahkan pasir dan genteng serta batu dan bahan lainya telah tersedia di lokasi tanggul Tirtanegara Blok Bojong Pakuon Desa Bojong Cideres di sebelah kiri gerbang Perum Grand Hegar Dawuan.
Kepala Bidang Sumber daya air (SDA) dinas PUTR kabupaten majalengka Nono Suryono saat di konfirmasikan Dialog melalui telpon maupun pesan singkatnya, mengatakan,silahkan.kepada UPTD Tiirtanegara wilayah majalengka.”saya sudah merintahkan kepada UPTD SDA Majalengka untuk d cek ke lapangan berhubung dinas PUTR,Bidang SDA hingga saat ini belum pernah mengeluarkan ijin untuk bangunan tersebut, silahkan konfirmasi kae UPTD SDA Majalengka saja.”kata Nono samnbil mengatakan termasuk pembangunanya untuk di jadikan apa saya tidak tahu silahkan tanyakan kepada yang sedang bekerja di lokasi pembangunanya.
Sementara itu kepala Dinas PUTR Majalengka melaui sekdis H.Ruchyana mengaku belum tahu ada yang sedang membangun diatas lahan tanggul Tirtanegara berhubung belum ada laporan baik dari kepala bidang SDA dan kepala UPTD Tirtanegara,”nanti saya menyuruh di cek kelapangan diamana alamatnya.”ujar mantan kabid bina marga ini kepada Dialog.(Ayub)
