Jakarta, hariandialog.co.id.- “Alqur’an menyuruh kita untuk
memperhatikan anak yatim dan kaum duafa atau fakir miskin. Perintah
itu ada ayatnya. Jadi kita sekarang ini memperhatikan anak yatim
melalui santunan,” kata Ketua PN Jakarta Pusat Dr. Liliek Prisbawono
Adi, SH,MH didampingi Wakilnya Muhammad Arief Nuriyanta dan Humas
Zulkifli.
Agar lebih baik pahala di bulan ramadhan yang penuh berkah
dan kebajikan ini berbagai kegembiraan dengan cara memberi sekedar
buat anak yatim dari berbagai panti asuhan yang ada diseputaran
Jakarta Pusat. “Ini adalah wujud kepedulian kami dan solidaritas kita
bersama, semoga apa yang kita berikan dapat memberikan manfaat dan
menjadi berkah bagi kita semuanya, terkhusus meraka anak anak kita
yang Yatim,” terang Liliek.
Sementara itu Wakil Ketua PN Jakarta Pusat, Muhammad Arif
Nuryanta, menambahkan penyerahan santunan kepada anak yatim sebagai
wujud kepedulian. M Arif Nuryanta, juga berpesan agar acara ini
dijadikan momentum untuk menjadikan manusia saling berbuat baik kepada
sesama, karena sekecil apapun kebaikan ada catatannya.
Acara sendiri dimulai dengan pembacaan ayat suci Alqur’an, sambutan,
santunan, ceramah ramadhan, dan pemberian hadiah kepada pegawai atau
ASN yang telah melaksanakan one day one zus ditutup dengan doa
dilanjutkan buka puasa bersama dan sholat magrib juga Isha dan
taraweh. (tob).
