
Bandung Barat, hariandialog.co.id – Calon Wakil Bupati Kabupaten Bandung Barat(KBB) nomor urut” 05 “dari jalur Independen Drs. H. Asep Ilyas, M.Si mengadakan kegiatan Sosialisasi sapa warga dari Kampung ke Kampung,di Desa Jati Kecamatan Saguling pada Rabu (6/11/2024) kemarin.

Acara kegiatan hari ini adalah silaturahmi bersama warga masyarakat di Desa Jati Kecamatan Saguling di barengi tim Relawan Paslon No 05 Independen Mandiri dan tokoh masyarakat Pak H. Ajat dari Cihampelas yg memiliki kafe 32 dan Tokoh Pak Mustofa beliau Sutradara Filem Catatan Si Boy dan tinggal di Cipendeuy.
Maksud dan tujuan saya silaturhami ke Desa jati ini pertama memperkenalkan diri, saya Asep Ilyas sebagai Cawabup, dari Paslon 05 berpasangan dengan Pak Sundaya, sebagai Cabup dari Independen asli Pituin orang Kabupaten Bandung Barat yang partainya di usung langsung oleh masyarakat dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat.
Latarbelakang Pak Sundaya mantan politisi sudah 3 periode menjadi Anggota Dewan di Kabupaten Bandung Barat, saya pribadi mantan Birokrat Pensiunan Pegawai Negeri Sipil Kabupaten Bandung Barat, mulai dari tenaga Honorer tahun 1980 saat di jaman Kabupaten Bandung dari jaman Bupati Pak RH. Lili Soemantri, Pak Sani, Pak Cerman, Pak Hatta dan Pak Obar sampai pemekaran Pak Abu Bakar yg mengawali bupati di Kabupaten Bandung Barat.
Saya meniti karier dari bawah pernah menjadi Kepala Desa di Kelurahan Jelekong dan Manggahan, dan setelah jadi Kepala Kelurahan waktu jaman Pak H. Obar Sobarna di Promosikan menjadi Camat di Kecamatan Rongga, Bandung Barat di mekarkan tahun 2006/2007, saya di tarik ke Kabupaten pemekaran Bandung Barat waktu itu sebelum Bupati Definitif Pak Caca Kuswara, saya di tarik menajdi Kepala Bagian Kepegawaian, dari situ saya meniti karie di tingkat Kabupaten, dari Kabag, Sekertaris di berbagai Dinas, Dinas Sosial, Perijinan, mulai jaman Abu Bakar saya di promosikan menjadi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, di alihkan jadi Kepala DPPKB khusus program-program Keluarga Berencana, karier saya di alihkan lagi menjadi asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan mengkoordinasikan kaitan dengan pembangunan Insfratuktur daerah seperti perbaikan jalan, kaitan masalah ekonomi.
Dalam hal ini” Allhamdulilillah” saya meretas tugas selama kurang lebih 40 tahun, di hitung ada 17 jabatan yg telah saya jalani saya meniti karier dari bawah pernah menjadi Kanwil Hansip, Atasannya para Hansip, jadi Sekertaris Camat tidak langsung di atas.
Pendidikan di Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN) lanjut Universitas Langlangbuana S1 Bidang Pemerintahan, di lanjutkan lagi S2 dari SPDN MAPD (Magister Administrasi Pemerintahan Daerah) itu latar belakang pendidikan saya
Saya pensiun dari tahun 2023, saya pensiun tahun 2023 dari jabatan terakhir selaku kepala BKPSDM yang mengurus para PNS se-Kabupaten Bandung Barat. Alhamdulillah” pernah di percaya sama Pak Umbara menjadi PLT Sekda, selama tugas sampai akhir selamat tidak pernah ada masalah apalagi Korupsi.
Sebagian besar tokoh Masyarakat mendorong saya ikut mencalonkan diri di Pilkada Bupati/Wakil Bupati Kabupaten Bandung Barat, saya pernah daftar di partai Demokrat, PKB, PAN, Nasdem dan Gerinda, karena saya bukan kader Partai saya datang dari masyarakat biasa, setelah proses itu karena partai punya ya sendiri baik dengan kiatan hal dan finansial, tidak lama ada kepitusan MK bahwa partai politik yg tidak memiliki kursi bisa mencalonkan untuk satu pasang calon, saya ikut lagi bahkan di dukung oleh 8 partai politik yg tidak memiliki anggota di DPRD.
Di akhir pendaftatan karena salah satu partai politik yg mempunyai suara mayoritas partai non Parlemen beralih ke pasangan calon lain. Itu lah luka liku perjalanan saya untuk mencaloknkan diri di pilkada “ujarnya”
Saya sudah tidak ada harapan lagi, bahkan tim relawan saya yg sudah memiliki hubungan emosional dengan saya selama kirang lebih 18 bulan berjalan proses pendekatan, silaturahmi dan sosialiasasi ke masyarakat sama saya sudah di bubarkan, tidak berselang lama setelah satu minggu kemudian muncul dari paslon 05 dari Independen yg tidak di dukung oleh Partai, wakil nya mengundurkan diri K.H AA. Maulana dari Cipongkor guru kita semua beliau selaku Ketua Pengurus NU di KBB.
Dari situ saya di lamar sama Pak Sundaya di ajak bergabung dari partai Independen yaitu partai nya masyarakat, Itulah perjalanan saya.
Kaitan sosialisasi paslon no 5 berbeda dengan yg lain kita di usung langsung oleh masyarakat.Independen ” Berdaya Pasti Berhasil” Maju,Aman,nyaman,Dinamis,Religius.( MANDIRI )” ujar Cawabup H.Asep Ilyas nomer urut 05. (Septyan)
