
Bekasi, hariandialog.co.id – Salah satu Pendeta Fungsional Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Jatiasih, Pendeta Marnaek Situmorang menyampaikan pesan firman Tuhan kepada warga jemaatnya untuk menghadirkan diri menjadi terang di dalam Kristus.
Pesan tersebut diungkapkan dalam khotbahnya yang diangkat dari Jesaya 60 ayat 1-7, di ibadah Minggu Advent ke IV, dengan penyalaan 4 lilin di depan altar Gereja, di HKBP Jatiasih, Resort Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu 22 Desember 2024, pukul 07.00 Wib.
Mengawali khotbahnya Marnaek tidak lupa, terlebih dahulu, menyapa kepada seluruh jemaat yang hadir, bertepatan dengan peringatan Hari Ibu. Ia juga mengucapkan selamat kepada kaum ibu yang baru- baru ini, merayakan Natal Seksi Parompuan Huria (SPH) yang dipuji pdt. Marnaek Situmorang sebagai perempuan yang hebat, bagus dan cantik. “Selamat hari Ibu, cantik-cantik semua ya,” ujarnya.

Kembali ke awal jamita/ khotbah, dia menjelaskan bangkitlah dan menjadi teranglah. “Kenapa Tuhan memerintahkan kepada Jesaya untuk bangkit dan jadilah terang, apa yang terjadi, dan apa latar belakangnya ?,” kata Marnaek Situmorang.
” Bayangkan amang- inang jika kita masuk ke suatu daerah kampung kita, kita melihat kampung kita rata, tidak ada lagi bangunan, hancur semua,” jelasnya.
Mereka menangis, meratap makanya mereka memohon kepada Tuhan, hiburlah bangsa kami ya Tuhan,” sambungnya.
Sekarang firman Tuhan mengingatkan kepada Jesaya dan kita untuk bangkit dan jadilah terang, bersinarlah. “Apapun masalahmu, apapun pergumulanmu, dalam pekerjaanmu, apapun masalah dalam rumah tanggamu, mungkin jatuh, perekonomian dan sebagainya terpuruk, mungkin menangis dan bisa jadi meratap,” ujar Marnaek.
Ia melanjutkan tetapi Tuhan berkata kepada Jesaya, jangan diam Jesaya. Ayo, bangkitlah Jesaya dan hadirkan dirimu di tengah- tengah bangsa itu membawa terang. Hadirkanlah dirimu di tengah-tengah bangsa itu, memberi semangat, memberi penghiburan, dan hiburlah mereka,” lanjut Marnaek.

” Bagaimana kita menjadi cahaya dan bagaimana kita menjadi terang, dalam Yohanes 8 ayat 12 dikatakan. Akulah terang hidup. Barangsiapa mengikut Aku, ia tidak berjalan dalam kegelapan melainkan ia mempunyai terang hidup ,” pungkasnya.
Terakhir Pdt Marnaek Situmorang, mengajak seluruh jemaat untuk bangkit dan bercahaya, serta jadikan dirimu seperti terang di dalam Kristus Yesus. ” Di tengah-tengah keluargamu, di masyarakat, di perusahaan, di mana saja, sehingga kita bisa menjadi berkat bagi semua orang,” tandasnya.
Usai acara khotbah, ibadah tersebut dilanjutkan dengan pengumpulan persembahan ke depan, untuk keperluan pesta Natal. Setelah itu diteruskan, dengan acara Malua sian Pangkangkungi atau lepas sidi, yang dilakukan salah seorang anak remaja bernama Farrel Gabriel Partohap Sijabat disaksikan kedua orang tuanya.
Dalam kesempatan tersebut Pdt Marnaek, memberikan ayat sidi dari Mazmur 23 ayat 1 sebagai pedoman hidup bagi Farrrel Gabriel
Acara pun ditutup dengan menyanyikan lagu buku ende No 701 ayat 1. ( Tu Ho Do Au Marpadan). (Ram).
