
Bekasi, hariandialog.co.id-Semangat merayakan Paskah, ditunjukan ratusan Anak-Anak Sekolah Minggu.(ASM) Gereja HKBP Jatiasih, Kota Bekasi. Kegiatan ini diramaikan dengan mencari telur di halaman Gereja, pada acara Buhabuha ijuk atau ibadah subuh, perayaan Paskah Kebangkitan Yesus Kristus dari Kematian, yang dihadiri jemaat dan orangtua, dan digelar pihak gereja setempat, Minggu subuh, pukul 04.00 Wib, (5/4/2026).
Kegiatan Buha-buha ijuk ini diikuti seluruh anak sekolah Minggu mulai dari kelas Play Group hingga kelas 6 SD bersama jemaat dan orang tua. Sebelum kegiatan dimulai, acara terlebih dahulu dibuka dengan ibadah di dalam Gereja yang dipimpin oleh Pendeta fungsional Pdt.Novita KC Sitohang, dibantu paragenda Sintua Simanjuntak.

Dalam kotbahnya, Pdt Novita Sitohang, yang diangkat dari Matius 28 :5-6, mengatakan adik-adik kita merayakan Paskah ini, Kebangkitan Kristus dari apa ? kemudian anak-anak Sekolah Minggu pun menjawab dari Kematian.
“Adik-adik percaya gak kalau Tuhan Yesus sudah bangkit? “Percaya,” Jawab mereka. Oleh karena itu, kita harus percaya bahwa Yesus sudah bangkit. Apa tandanya? tandanya adalah batu yang terguling dan kuburan yang sudah kosong,” ujar Novita.

Ia menambahkan, tetapi ada lagi bukti. Bukti yang boleh kita lihat sekarang Buktinya apa adik-adik? Bukti kebangkitan Yesus adalah kita orang-orang percaya, orang-orang kristen dan gereja-gereja yang ada di seluruh dunia. Kalau Yesus tidak bangkit tidak mungkin ada gereja, benar?. “Karena gereja adalah persekutuan orang-orang yang percaya kepada Yesus yang hidup, percaya kepada Yesus yang sudah bangkit,” tandasnya.
Terakhir Pdt Novita menyampaikan bahwa tugas kita adalah memberitakan Yesus yang sudah bangkit kepada semua orang dengan cara berbuat baik, taat kepada orangtua, serta takut akan Tuhan.
Turut hadir dalam ibadah paskah ini amang Pendeta Ressort HKBP Jatiasih Renova J. Sitorus dan Pendeta fungsional yang baru Pdt.Erwin Manurung serta sejumlah Parlahado Huria.
” Ayo anak-anak silahkan cari telurnya di pojok-pojok dan di dalam pot karena banyak telurnya diletakkan di situ dan ada juga 3 ayat-ayat yang ditaruh di ranting pohon,” kata Salmiah Sihaloho guru Sekolah Minggu Kelas 1 SD, saat kegiatan cari telur paskah berlangsung.
Akhir acara, anak-anak Sekolah Minggu ini pulang mendapat susu, roti, dan paket nasi McD. Mereka mengaku senang mengikuti kegiatan ibadah Buha-buha Ijuk tersebut. Sedangkan untuk jemaat serta orangtua, panitia menyajikan kopi, teh, air mineral, telur dan roti agar tidak suntuk. Terlihat para orang tua juga turut antusias dan menyemangati anak anak mereka, saat Mencari Telur Paskah yang disebar di halaman gereja. (Ram)
