
Jakarta, hariandialog.co.id– Terobosan yang selalu di
dendangkan pimpinan Mahkamah Agung RI kepada jajaran dibawahnya
khususnya untuk Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Kelas I-A Khusus
berhasil terutama “Pelayanan Prima”. “Ini Upaya Bersama,” kata Humas
PN Jakarta Selatan, Dr.H.Djuyamto, SH,MH.
Berbagai terobosan yang di edukasi dari MA, Pengadilan
Tinggi Jakarta dan terkhusus ciptaan PN Jakarta Selatan, membuat
pelayanan semakin baik. Pelayanan Prima yang ditampilkan pihak jajaran
PN Jakarta Selatan, menunjukan kebaikan terlihat dari menurunkan
pengaduan terkait kinerja keluarga besar pengadilan.
Pelayanan di pintu masuk PTSP PN Jakarta Selatan dengan
salam, senyum, sapa, layani membuat warga Masyarakat merasa puas.
Petugas di bagian administrasi juga cekatan dan begitu juga akan
pelayanan perkara mulai dari meja lapor, mediasi, persidangan sudah
mumpuni.
Menurut Djuyamto yang sehari-harinya juga bertugas
sebagai hakim mengatakan
berbagai upaya perbaikan dalam pelayanan kepada pencari keadilan di PN
Jakarta Selatan telah membuahkan hasil yang cukup menggembirakan.
Hal ini bisa dilihat dari indikator menurunnya jumlah
pengaduan selama tahun 2024 hampir 50 % dibanding jumlah pengaduan di
tahun 2023. Di mana di tahun 2024 terdapat 33 pengaduan, sedangkan di
tahun 2023 terdapat 60 pengaduan.
Data tersebut tercatat dan terlihat jelas di kepaniteraan
hukum PN Jakarta Selatan yang mana jenis pengaduan tidak hanya
mengenai layanan persidangan namun juga mengenai layanan administratif
oleh para aparatur PN Jakarta Selatan.
Terhadap pengaduan tersebut selalu direspon oleh PN Jakarta
Selatan melalui SOP yang berlaku, bahkan terhadap pelanggaran yang
terbukti dilakukan oleh aparatur PN Jakarta Selatan juga dikenakan
sanksi sesuai jenis dan bobot pelanggaran yang dilakukan terlapor..
Ketua PN Jakarta Selatan, Muh Arif Nuryanta, SH MH,
berharap pada tahun 2025 nanti, jumlah pengaduan semakin sedikit,
untuk itu seluruh aparatur PN Jakarta Selatan wajib melaksanakan
tupoksinya dengan penuh tanggungjawab. (tob-01)
