
Bekasi, hariandialog.co.id- Banjir setinggi 3,5 meter merendam kawasan perumahan Villa Jatirasa, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi. Hujan deras yang turun sejak senin malam hingga selasa dini hari menyebabkan ketinggian air semakin menambah parah banjir tersebut.
Selain itu luapan kali cikeas juga turut membanjiri sejumlah kawasan perumahan di Kota Bekasi dan Desa Bojong Kulur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sejak senin malam (3/3/2025).

Sejumlah perumahan yang terdampak banjir diantaranya perumahan Pondok Gede Permai, Desa Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Banjir di wilayah ini ketinggian air sudah mencapai atap rumah warga ketinggian air berkisar 2-3 meter. Serta perumahan Vila Nusa Indah 1, 2, 3, perumahan Kemang Ifi, juga mengalami kejadian yang sama, di mana banjir kali ini menurut warga terdampak banjir terparah sudah mencapai atap rumah.
Sejak pukul 04.00 wib dan hingga pagi hari sekitar pukul 06.00 wib, dalam pantauan Dialog yang diperoleh melalui video yang dishare ke sejumlah grup 2 WA. Terlihat sejumlah petugas dari BPBD Kota Bekasi berpatroli keliling rumah warga dan mengevakuasi sejumlah warga untuk diungsikan sementara.
Menurut Leman Ambarita, warga penghuni rumah di Villa Jatirasa tersebut, mengabarkan kondisi banjir di rumahnya lewat video. Dia mengaku rumahnya terendam banjir hampir seatap, sejak dini hari hingga pagi hari pukul 07.00 wib, dan memaksa keluarganya naik ke lantai 2 atap rumahnya.
” Sampe ke sini airnya, tidak pernah kejadian begini, udah hampir satu atap. Ya Tuhan udah ga bisa lagi keluar, sama sekali ga bisa ke bawah. Habis semuanya “ungkap Leman yg juga pelayan di Gereja HKBP Jatiasih lewat ponselnya, dengan nada sedih.
Banyak warga yang enggan mengungsi dan memilih bertahan di dalam rumah guna meningkatkan kewaspadaan dan keamanan.
Sementara itu hingga siang hari bantuan juga belum terlihat di lokasi banjir baik dari BPBD maupun dari aparat setempat. Namun, dari pihak jemaat Gereja HKBP Jatiasih melalui seksi sosial, telah mensiagakan dapur umum di area Gereja, untuk diberikan kepada warga yang terdampak banjir. (Ram)
