Majalengka,hariandialog.co.id.Menjelang peringatan Hari Jadi Kabupaten Majalengka ke-535 yang tinggal dua minggu lagi, suasana di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Majalengka terlihat sepi dan kurang semarak. Hal ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang biasanya sudah meriah dengan berbagai atribut perayaan seperti umbul-umbul, baliho, dan spanduk.
Berdasarkan pantauan Harian Dialog pada Jumat (23/5), di sekitar area Pendopo Bupati Majalengka belum terlihat adanya pemasangan dekorasi khas hari jadi. Bahkan, kondisi lapangan tempat apel pagi pun tampak tidak tertata. Rumput dan gulma tumbuh subur, menciptakan kesan kumuh dan kurangnya pemeliharaan rutin.

Selain itu, pagar di lingkungan Setda dan pendopo yang catnya mulai mengelupas pun belum mendapatkan pengecatan ulang. Padahal, menurut beberapa pegawai Setda yang ditemui, anggaran untuk pemeliharaan lingkungan kantor, termasuk pengecatan pagar, sudah tersedia.
“Biasanya jauh-jauh hari sebelum hari jadi, sudah ada persiapan. Umbul-umbul dan baliho dipasang, pagar dicat, dan halaman dibersihkan,” ujar salah seorang pegawai yang enggan disebutkan namanya.

Sementara itu, berbeda dengan lingkungan Setda, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kantor kecamatan di wilayah Kabupaten Majalengka sudah mulai memasang atribut perayaan.
Ketika dikonfirmasi, Kepala Bagian Umum Setda Majalengka, Adhi Setya Putra, S.E., mengaku terkejut dengan kondisi tersebut. “Masa iya seperti itu? Nanti saya cek. Lapangan tempat upacara yang mana yang terlihat kumuh, banyak rumputnya? Nanti saya tindak lanjuti. Terima kasih atas informasinya,” ujarnya saat dihubungi.
Dengan waktu yang semakin mendekat, diharapkan lingkungan Setda sebagai pusat pemerintahan dapat segera berbenah, sehingga semarak Hari Jadi Majalengka ke-535 dapat dirasakan merata, baik di pusat pemerintahan maupun pelosok kecamatan (Ayub)
