
Majalengka, hariandialog.co.id– Sejumlah warga di Blok Pajagan, Desa Sinarjati, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Majalengka, mempertanyakan adanya pungutan retribusi bulanan terhadap kamar kos yang dilakukan oleh perangkat desa setempat.
Menurut informasi yang dihimpun, di Blok Pajagan terdapat lebih dari 1.500 kamar kos yang mayoritas dihuni oleh para karyawan dari pabrik-pabrik sekitar. Setiap kamar kos, baik milik warga asli Sinarjati maupun warga dari luar desa, dikenakan retribusi sebesar Rp 3.000 per bulan.
Pungutan ini, menurut beberapa pemilik kos, didasarkan pada Peraturan Desa (Perdes) Sinarjati dan tidak dilakukan secara sembarangan. Dana yang terkumpul diklaim akan digunakan sebagai Pendapatan Asli Desa (PAD) tahun 2025 dan dialokasikan untuk berbagai kepentingan desa, seperti operasional dan menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat (Kamtibmas), khususnya pada malam hari.
“Memang ada iuran Rp 3.000 per kamar tiap bulan. Kami tidak keberatan, asalkan keamanannya benar-benar terjaga dan tidak terjadi kemalingan,” ujar salah seorang pemilik kos sambil tersenyum.
Untuk menjaga Kamtibmas, petugas malam dikerahkan dari unsur RT, RW, Linmas, dan Karang Taruna. Salah satu anggota Karang Taruna membenarkan adanya jadwal jaga malam bergilir, yaitu satu minggu sekali per orang. “Kami dapat kopi, rokok, dan gorengan setiap malam jaga. Tapi untuk honor resmi belum ada, mungkin karena dana masih dikumpulkan dan belum semua pemilik kos membayar,” ungkapnya.
Kepala Desa Sinarjati, Carman, saat dikonfirmasi membenarkan adanya pungutan retribusi tersebut. “Pungutan ini hasil musyawarah dengan para pemilik kos dan sudah disosialisasikan di tiap RT. Kami tidak gegabah mengambil keputusan. Namun untuk honor jaga malam, saat ini belum diberikan karena masih menunggu kestabilan keuangan yang masuk. Ini baru berjalan tiga bulan,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa penjaga malam sejauh ini hanya menerima konsumsi sederhana selama bertugas. Ke depan, pihak desa berharap retribusi ini dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi keamanan dan kenyamanan warga serta para penghuni kos di Blok Pajagan.(Ayub).
