
Baktiraja, hariandialog.co.id – Angin puting yg terjadi berkisar pukul.6,30 menit,selasa.15/7.
Akibat puting beliung yg terjadi di lokasi tempat wisata Baktiraja yg berdekatan dgn lokasi SMP dan mes Pemda,salah satu tempat Bundes Desa Sinambela terangkat puting beliung ketepi pantai danau Toba.
Saat itu masyarakat setempat sudah mengangkat Bukabin milik Bungdes (tempat jualan) ke salah satu tempat yg aman.

Masyarakat setempat sempat heboh.
Pada waktu yg sama salah seorng nelayan yg bernama Jali Sitinjak, sempat di katakan hilang, masyarakat nelayan rame rama mencarinya di pinggiran Danau Toba.
Berkisar pukul 8,00,-pagi beliau dapat di temukan tim pencari sesama nelayan di salah satu pulau kecil (yg bernama Batu sitakke).
Jali Sitinjak dibawa dari pulau sitakke dgn alat tranportasi civ bot ke pinggiran danau toba/Sungai Aek silang kebetulan rumah beliau dekat dgn muara sungai Aek silang.
Dalam hal kejadian itu,wartawan menyoroti salah satu civ bot yg bertuliskan BNPB yg mangkrak di pinggiran danau Toba kebetulan tempat tersebut sebagai lokasi wisata tepi pantai Danau Toba.
Tempat wisata itu sebagai kebanggaan masyarakat Baktiraja/Humbang Hasundutan.
Saat itu, wartawan Dialog meliput dan melihat, bahwa tempat wisata tersebut, sangat jorok dan tidak terusus.
Dalam hal itu dimohon kepada Bupati Humbahas agar dapat meluangkan waktunya melihat kondisi tempat wisata itu,dan juga kepada Polres/kejaksaan Kab.Humbahas agar sudih kiranya mengaudit civ bot yg di terlantarkan Dinas Badan nasional Penanggulangan Bencana.(BNPB).kab.Humbahas.
Kejadian.
Pinggiran danau Toba yg berada di kec.Baktiraja sering menelan korban jiwa,oleh karena itu sangat di butuhkan civ bot di kecamatan Baktiraja bilah ada masyarakat setempat/pengunjung yang hanyut, agar segera dapat dibantu/ di tolong.(S.Tatida lbn Gaol)
