Medan, hariandialog.co.id.- – Sejumlah papan bunga bertuliskan ucapan
terima kasih ke KPK mejeng di Kota Medan. Ucapan terima kasih itu
karena telah menangkap Kadis PUPR Sumut nonaktif Topan Ginting dalam
kasus proyek jalan.
Papan bunga itu diketahui muncul di Jalan Karya Wisata
dekat Taman Cadika, Kecamatan Medan Johor. Setidaknya ada empat papan
bunga yang mejeng di daerah itu hari ini.
Salah satu papan bunga bertuliskan ‘Terima Kasih KPK atas
ditangkapnya Kadis PUPR Topan Ginting’. Kemudian di bagian bawah
bertuliskan warga yang dizalimi.
Ada juga tulisan yang bertuliskan ucapan terima kasih kepada
kepada KPK dari korban galian drainase. Termasuk ada juga papan bunga
bertuliskan Stadion Teladan dan Lapangan Merdeka.
Salah satu warga mengatakan jika papan bunga itu muncul pagi
ini. Namun saat siang, papan bunga itu disebut sudah tidak ada lagi di
lokasi itu.”Kurang tahu pasti kapan, tadi pagi sudah ada, terus siang
udah tidak ada lagi di situ,” katanya, Senin, 30 Juni 2025.
Untuk diketahui, KPK menangkap 5 orang dalam OTT di kasus
korupsi proyek jalan di Dinas PUPR Sumut. Salah satunya Kepala Dinas
PUPR Sumut TOP.
Direktur Penindakan KPK Asep Guntur Rahayu mengatakan,
pihaknya telah menetapkan kelima orang tersebut sebagai tersangka
dalam kasus tersebut. “KPK melakukan gelar perkara 5 orang tersangka
TOP Kepala Dinas PUPR Sumut, RES kepala UPTD Gunung Tua merangkap PPK
untuk perkara di Dinas PUPR, HEL PPK Satker PJN Wil 1 Sumut, KIR Dirut
PT DNG dan RAY Direktur PT RN. Keduanya pihak swasta yang memberi suap
untuk kepada 3 orang tadi,” katanya dilihat detikSumut dari konferensi
pers yang disiarkan di YouTube, KPK RI, Sabtu (28/6).
Proyek jalan yang ditangani TOP dan empat tersangka lainnya
di wilayah Kota Pinang, Gunung Tua hingga pembangunan Jalan
Hutaimbaru-Sipiongot, Sumatera Utara (Sumut) dengan total nilai Rp
231,8 M. “TOP memerintahkan RES untuk menunjuk KIR sebagai rekanan
penyedia tanpa mekanisme dan proses pengadaan barang dan jasa. KIR
sudah dibawa TOP saat survei. ada kecurangan, tidak melalui proses
lelang,” katanya, (alfi-01).
