Garut, hariandialog.co.id.- Dinas Perindustrian Perdagangan Energi
dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) bersama Dewan Kerajinan
Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Garut mengadakan Pelatihan
Kerajinan Produk Berbahan Dasar Eceng Gondok selama 3 hari di Fave
Hotel Garut.
Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua Umum
Dekranasda Kabupaten Garut Diah Kurniasari Rudy Gunawan, Selasa
(14/11) dan diikuti oleh 50 peserta, termasuk warga sekitar Situ
Bagendit dan perajin setempat. Pelatihan tersebut menjadi langkah awal
untuk mengurangi populasi eceng gondok di rawa, memberikan manfaat
bagi masyarakat, dan mengembangkan kerajinan khas Kabupaten Garut.
Diah Kurniasari berharap para peserta dapat menghasilkan karya
unggulan melalui eceng gondok, salah satu sumber daya yang melimpah di
Situ Bagendit. Meski diakui terlambat dalam memanfaatkannya, ia
menekankan potensi eceng gondok sebagai produk kreatif. “Harus (jadi
produk unggulan), kan kita punya batik, punya kulit, ada akar wangi,
ada sutra bulu. Nah, sekarang kita coba lah, (walaupun) sebenarnya
kita terlambat karena sebenarnya kita eceng gondok ini banyak, tapi
kita baru hari ini bisa memberi pelajaran memanfaatkan eceng gondok,”
ujar Diah Kurniasari dalam keterangan tertulis, Selasa (14-11-2023).
Diah juga berharap para peserta yang hari ini mengikuti
kegiatan pelatihan, bisa membagikan kembali ilmu yang didapat kepada
masyarakat sekitar. Terlebih, ia menilai jika produksi kerajinan eceng
gondok ini relatif tidak memerlukan modal yang besar, hanya diperlukan
kemauan serta kreativitas untuk menciptakan karya dari bahan yang
biasanya menjadi masalah bagi Situ Bagendit. “Mereka harus jadi role
model ya, jadi mereka memberi pelatihan lagi untuk sekitarnya,”
tambahnya tulis dtc.
Sementara itu, Kepala Disperindag ESDM Kabupaten Garut Ridwan
Effendi, menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan memberikan nilai
tambah terhadap potensi yang selama ini dianggap bermasalah. Ridwan
berharap eceng gondok yang dulunya menjadi masalah, kini mampu menjadi
berkah dan meningkatkan ekonomi keluarga di sekitar Situ Bagendit.
“Dan juga tentu saja bisa menjadi inspirasi bagi yang lain gitu, dari
tentu saja tidak hanya eceng gondok nanti, banyak barang-barang lain
lain yang bisa dikembangkan,” tutur Ridwan. (mahar)
