Balita penderita Atresia Bilier butuh uluran tangan untuk operasi transplantasi hati (Dok Joko Dolok)
Bekasi, hariandialog. co. id– Zahira Haya Fanita, balita berusia 1 tahun asal Bekasi Barat, didiagnosis menderita Atresia Bilier (AB), penyakit yang merusak organ hati, oleh dokter di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Kondisinya kini membutuhkan operasi transplantasi hati yang memerlukan biaya besar, sehingga keluarga mengharapkan bantuan dari para dermawan.
Zahira adalah anak bungsu dari tiga bersaudara, buah hati pasangan Fahmi Zulham dan Yunita Damayanti, yang tinggal di kontrakan Haji Sulis Blok Bangau, Bintara 8, Bekasi Barat. Fahmi bekerja sebagai kameramen, sementara Yunita adalah teller di Bank Danamon. Sejak usia 1 bulan, Zahira telah menjalani operasi KASAI, sebuah prosedur untuk mengatasi penyumbatan saluran empedu. Namun, hasil operasi tersebut hanya memberikan perbaikan sementara, sehingga kini ia membutuhkan operasi transplantasi hati.
Fahmi, yang akan menjadi pendonor hati bagi putrinya, mengungkapkan bahwa biaya pemeriksaan pendonor tidak ditanggung oleh BPJS Kesehatan. “Sebagai pendonor, saya harus membayar sendiri, dan itu membutuhkan biaya yang besar,” jelasnya. Total biaya yang dibutuhkan untuk operasi tersebut mencapai Rp150 juta, yang menjadi beban berat bagi keluarga.
“Kami sangat berharap ada donatur yang bisa membantu kesembuhan putri kami. Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada siapa saja yang tergerak untuk membantu,” ujar Fahmi. Bagi yang ingin berdonasi, bantuan dapat disalurkan melalui rekening Tabungan Syariah Danamon atas nama Yunita Damayanti, dengan nomor rekening 3600367563.
Keluarga Zahira berharap dukungan masyarakat dapat membantu mewujudkan harapan untuk kesembuhan Zahira dan memberikan masa depan yang lebih baik baginya.(han-01)
