Pontianak, hariandialog.co.id.– Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan
Barat dibawah kepemimpinan Dr. H. Masyhudi, SH, MH, menggelar Touring
Adhyaksa selama dua hari, dimulai dari tanggal 30 hingga 31 Juli 2022.
Kegiatan itu dilepas secara resmi oleh Gubernur Kalbar, Sutarmidji di
halaman Kantor Kejati Kalbar, Sabtu (30-07-2022) pagi.
Kegiatan Touring Adhyaksa ini diikuti oleh sejumlah pihak,
antara lain Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Pemerintah Kabupaten
Kubu Raya, Polda Kalbar, Kodam XII Tanjungpura, komunitas Sahabat Alam
Community (SAC), Ikatan Adhyaksa Darmakarini (IAD), dan Indonesia
Off-Road Federation (IOF).
Touring Adhyaksa Kejati Kalbar juga diisi dengan sejumlah
agenda sosial antara lain pembagian paket sembako, penanaman pohon,
pemberian bantuan ke rumah-rumah ibadah, dan doa bersama dalam rangka
memperingati Tahun Baru Islam 1444 Hijriah.
Dalam perjalanannya, peserta touring melewati beberapa
desa di Kubu Raya, seperti Kuala Dua, Rasau Jaya Satu, Pinang Luar,
Ambawang, Sungai Deras, Punggur Besar, Punggur Kecil, dan Sungai Raya
Dalam.
Gubernur Sutarmidji saat dijumpai seusai melepas peserta
touring menyebutkan, bahwa agenda ini sebagai gagasan yang cemerlang.
Sebab menurutnya, selain memperoleh manfaat olahraga, kegiatan
tersebut juga mendatangkan manfaat secara sosial. Mengingat manfaatnya
yang banyak, orang nomor satu di Kalbar ini pun berharap agar kegiatan
ini dapat digelar juga oleh organisasi lainnya. “Saya menyambut baik
dan ini ide yang cemerlang. Jajaran kejaksaan bersama dengan
organisasi off road ini mendekatkan diri kepada masyarakat. Melihat
apa yang dibutuhkan masyarakat karena ini ada bantuan sosial, seperti
sembako, bantuan untuk rumah ibadah dan sebagainya,” katanya Gubernur
Kalbar itu.
Sementara itu, Kajati Kalbar, Dr.H.Masyhudi, SH,MH,
mengatakan bahwa selain untuk mendekatkan diri ke masyarakat, kegiatan
touring yang diikuti Wakapolda Kalbar, Danlanud Supadio, Aster Kodam
XII Tanjungpura, Wakil Bupati Kubu Raya, dan sejumlah pejabat lainnya
ini–guna menunjukkan kekompakan para pimpinan daerah di Kalimantan
Barat.
Dimana kekompakan ini diharapkannya dapat terus terjalin
agar tercipta situasi yang kondusif. Terciptanya situasi kondusif,
akan memberi ruang yang lebih luas bagi para investor untuk menanamkan
investasinya di Kalimantan Barat. “Ini oke banget ya kita mengadakan
touring dan baksos. Kita menunjukkan bahwa kita dekat dengan
masyarakat. Bahwa pimpinan Kalimantan Barat ini menyatu dengan
masyarakat. Tentu masyarakat merasa kita ada dan kita bersama-sama
dengan mereka. Kekompakan kita ini menunjukkan bahwa Kalbar kondusif
sehingga menarik minat investor untuk menginvestasikan dananya,”
terang sang Doktor Hukum jebolan Universitas Padjajaran Bandung itu.
Ribuan paket sembako dibagikan Kejaksaan Tinggi Kalbar
pada agenda touring dan bakti sosial. Kegiatan ini mengangkat tema
“Mengabdi Untuk Negeri”. Pasalnya bukan hanya masyarakat tapi juga
rumah ibadah yang dilewati peserta touring mendapatkan santunan.
(rel/tob)
