Grobogan, hariandialog.co.id – Bupati Grobogan Hj. Sri Sumarni, SH,MM merasa prihatin dan berempati dengan tragedi (musibah) terbaliknya perahu wisata di obyek wisata Waduk Kedungombo. Bahkan Bupati mendatangi langsung di lokasi kejadian lantaran mendengar ada beberapa warganya ikut menjadi korban tersebut, Minggu (16/5/2021).
Bupati Hj. Sri Sumarni, SH,MM didampingi Wabup dr. Bambang Pujiyanto, M.Kes, Dandim 0717 Purwodadi Letkol Inf. Asman Mokoginta, Kapolres AKBP Jury Leonard Siahaan, SIK,MH, Kepala BPBD Endang Sulistyaningsih, ST,MT; Grobogan melalui BPBD dan PMI ikut membantu evakuasi dan pencarian. Disamping itu juga diperintahkan camat dan kades ikut mendampingi keluarga korban di rumah duka, ungkap Bupati Sri Sumarni, SH,MM.
Selanjutnya Bupati bersama Forkopimda, Sekda, Kepala BPBD, Kadinas Pariwisata, Kadinas Sosial serta Forkopimcam Karangrayung mengunjungi rumah duka untuk menyampaikan ucapan bela sungkawa dan tali asih sebesar Rp. 10 juta kepada masing-masing ahli waris. Kades Ketro dan Mojoagung atas nama keluarga mengucapkan terimakasih kepada Bupati Grobogan.
Adapun keluarga korban yang dikunjungi Bupati adalah keluarga korban Siti Mukaromah di Desa Ketro Karangrayung dan Tituk Mulyani di Desa Mojoagung Karangrayung.
Sebagaimana dikabarkan bahwa pada Sabtu (15/5/2021) pukul 11.00 WIB telah tejradi kecelakaan perahu wisata milik Kardiyo berpenumpang 20 orang menuju ke Warung Apung Kemusu Boyolali. Ketika perahu hampir sampai, banyak penumpang menuju ke perahu bagian depan untuk berselfi, akhirnya perahu goyang dan terbalik dan menenggelamkan 20 penumpang, 11 penumpang selamat, dan 9 penumpang lainnya tidak bisa diselamatkan. (Sul/Sub)
