Jakarta, hariandialog.co.id
Proyek Alun-alun Taman Hutan Kota di wilayah Kota Depok merupakan proyek strategis nasional yang akan membanggakan masyarakat Kota Depok. Bagaimana tidak, Alun-alun Taman Hutan Kota ini digadang-gadang akan menjadi fasilitas ruang publik yang dapat diakses dengan mudah oleh seluruh masyarakat kota Depok.
Proyek Alun-alun Taman Hutan Kota yang letaknya di wilayah Situ Tujuh Muara, Sawangan, Kota Depok dengan total luas dibangun ini 2,3 hektar milik Pemerintah Kota Depok melalui Dinas DLHK Kota Depok itu dikerjakan oleh PT Damaen Jaya Mandiri dibawah konsultan pengawas PT Yodya Karya (Persero) dengan nilai kontrak sebesar 45 Milyar Rupiah.
Namun, ironisnya proyek strategis nasional milik Dinas DLHK Kota Depok ini tertutup bagi media yang akan meliput dan memberitakan kemajuan dan progres pembangunannya, Sabtu (02/09/23).
Dengan berbagai alasan yang tidak masuk akal dan diluar nalar serta melanggar Undang–undang Pers, yang dilakukan oleh Oknum petugas keamanan proyek melarang awak media untuk melihat lokasi proyek yang sedang dikerjakan.
Melalui petugas keamanan yang tidak bersedia menyebutkan namanya, dengan dalih atas perintah atasan, sehingga Dialog tidak diizinkan untuk melihat lokasi proyek. ”Maaf pak, kami dilarang memberi izin kepada wartawan untuk melihat lokasi proyek, mohon maaf kami hanya menjalankan perintah,” Ujarnya kepada Dialog.
Sebagai seorang pejabat seharusnya memerintahkan ke pihak petugas keamanan proyek untuk mengerti melarang wartawan untuk meliput itu adalah pelanggaran serius terhadap jaminan kemerdekaan pers dalam Undang-undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers atau UU Pers.
Sebelumnya diberitakan, Wali Kota Depok Mohammad Idris pastikan pembangunan untuk Alun Alun dan Taman Hutan Kota Sawangan-Bojongsari (Sabojong) akan rampung di bulan Desember.
“Pembangunan selama enam bulan efektif, Insya Allah akan cepat selesai dengan baik. Anggaran Ini dibangun menggunakan dana APBD murni Depok” ujar Idris.
Mohammad Idris sering di sapa Kyai menjelaskan, pembangunan Alun Alun Sabojong akan dilakukan dua tahap. Dimana tahap pertama pembangunan adalah alun alun dan taman hutan kota. Kamis (13/07/2023).(Rizky)
