Grobogan, hariandialog.co.id – Baru-baru ini Rabu (13/10) bertempat di Pendopo Kabupaten Grobogan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meresmikan beroperasinya Bus Trans Jateng, Semarang – Grobogan Koridor VI. Gubernur didampingi Bupati Grobogan Hj. Sri Sumarni, SH,MM hadir pula Bupati Demak.
Gubernur Ganjar Pranowo merasa optimis jika program ini akan berkembang dengan pesat yang bertujuan untuk mendorong sistem transprotasi berjalan dan juga memprioritaskan untuk kaum buruh, pelajar, veteran maupun yang lainnya. Tentunya program ini bisa didukung sepenuhnya oleh Bupati Grobogan dan Demak.
Bus Trans Jateng Semarang – Grobogan ini berjumlah 14 unit yang berukuran medium tersebut dan fasiltias didalamnya terdiri dari 21 kursi dan menampung 40 penumpang umum dan dua kursi tersisa untuk difabel, lansia dan ibu hamil. Dalam bus ini juga dilengkapi dengan 2o hand grip untuk penumpang yang berdiri.
Peresmian ini berlangsung pada pukul 13.00 WIB (satu siang) namun sejak pagi Gubernur Ganjar sudah berkeliling di beberapa tempat untuk menghadiri beberapa kegiatan, atnara lain di Desa Lajer Penawangan, Desa Bandungharjo (Toroh), meninjau BUMDes Cindelaras Bandungharjo (Toroh), meninjau PTM di SMAN 1 Toroh.
Disamping itu Gubernur Ganjar berkenan menghadiri acara via Zoom Pemberian Penghargaan Parahita Ekapraya Tahun 2020. Gubernur bersilaturahmi dengan Yusnan Iguna pengrajin wayang golek ramah lingkungan, selanjutnya menuju pendopo kabupaten Grobogan, namun mampir dulu di rumah makan (RM) Sedep Yanto dan Sate Kerbau khas Grobogan.
Gubernur Ganjar berkenan meresmikan BRT Trans Jateng koridor Terminal Penggaron – Gubug – Godong, Grobogan. Terakhir Ganjar menyempatkan datang di Bendung Klambu (Kletak) Kabupaten Grobogan untuk meninjau langsung keberadaannya.
Masyarakat Grobogan merasa senang dengan diresmikannya bus Trans Jateng karena dapat meringankan beban masyarakat. (Sul/Sub)
