Jakarta, hariandialog.co.id.-Gubernur Jakarta Pramono Anung Wibowo dan
Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno meluncurkan Benyamin S Award sebagai
bagian terbaru dari program mereka. Penghargaan itu merupakan lomba
antarwilayah di Jakarta dari tingkat kelurahan hingga kota
administrasi.
Nama penghargaan ini diambil dari sosok Benyamin Sueb,
seorang seniman Betawi. Benyamin S Award juga menjadi akronim dari
Bersih, Nyaman, Indah, dan Sejahtera Award.
Pramono Anung menyebut Benyamin S Award merupakan lomba
tata kelurahan, tata kecamatan, hingga tata kota. “Yang akan
dilombakan di Jakarta,” kata politikus Partai Demokrasi Indonesia
Perjuangan di Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat pada Selasa, 3 Juni
2025.
Menurut Pramono, pemenang Benyamin S Award akan
mendapat hadiah berupa perjalanan ke luar negeri dari Pemerintah
Provinsi Jakarta. Lurah, camat, hingga kepala daerah yang mendapatkan
penghargaan tersebut akan bisa memilih kota tujuan yang ingin mereka
sambangi.
Pramono berujar penghargaan itu dibentuk untuk memacu
kinerja dan memberi penghargaan bagi para kepala daerah. “Agar mereka
bekerja lebih baik, lebih terstruktur, lebih rapi, lebih nyaman untuk
membangun Jakarta ini,” ucap dia.
Nantinya, kata Pramono, Benyamin S Award juga akan
digelar di tingkat Asia Tenggara. Penyelenggaraan lomba tersebut akan
mencakup negara-negara ASEAN pada momen ulang tahun ke-500 Jakarta
pada 2027 mendatang.
Dia pun berharap Benyamin S Award bisa menjadi salah satu
warisan dari dirinya dan Rano Karno sebagai gubernur dan wakil
gubernur. “Mudah-mudahan Benyamin S Award ini tidak hanya di era
pemerintahan kami, tapi akan ada selamanya karena ini menjadi ukuran
keberhasilan sebuah kota,” ujar mantan sekretaris kabinet itu.
Wakil Gubernur Rano Karno menunjukkan rasa haru setelah
meluncurkan Benyamin S Award. Benyamin Sueb, menurut dia, adalah sosok
yang pantas diabadikan karena jasa-jasanya. Rano berujar ide membentuk
Benyamin S Award sudah muncul sejak dirinya dan Pramono belum
menjabat.
Benyamin Sueb adalah sosok legendaris dalam dunia hiburan
Indonesia. Ia lahir pada 5 Maret 1939. Seniman asal Betawi itu dikenal
sebagai aktor, pelawak, sekaligus musisi berbakat. Benyamin juga
pernah berperan sebagai Sabeni, ayah Doel (Rano Karno), dalam sinetron
Si Doel Anak Sekolahan. Benyamin wafat pada 5 September 1995, tulis
tempo. (abian-01)
