Jakarta, hariandialog.co.id.– Lemhanas RI di tahun 2024 telah
melaksanakan berbagai program strategis sebagai bagian dari upaya
memperkuat peran kelembagaan dalam menghadapi dinamika global dan
nasional yang semakin kompleks.
Untuk itu, kata Gubernur Lemhanas RI DR.H.TB.Ace Hasan
Syadzily, M.SI pada narasi refleksi dan rilis akhir tahun 2024 dan
outlook 2025, bahwa Lemhanas RI berfokus pada empat bidang utama yaitu
dibidang Pendidikan.
Lemhanas telah menyelenggarakan program pendidikan
penyiapan kader dan pemantapan pimpinan tingkat nasional yang
bertujuan mempersiapkan pemimpin berkualitas dan berintegritas yang
berpikir integral, komprehensif, holostik, dan professional.
Program tersebut kata Gubernur Lemhanas itu, memastikan
para kader pemimpin Tingkat nasional memiliki watak, moral dan etika
kebangsaan, berkarakter negatawan, berwawasan Nusantara, serta
memiliki perspektif global yang luas.
Lebih lanjut disampaikan dua program unggulan yang rutin
dilaksanakan diantaranya program Pendidikan regular Angkatan (PPRA).
Selama 2024 PPRA telah dilaksanakan yaitu 66 dan 67 yang melibatkan
peserta dari berbagai latar belakang serta perwakilan dari negara
sahabat 9 orang guna membangun kepemimpinan yang inklusif dan
strategis dan berwawasan global.
Untuk di priode akhir tahun 2024, Lemhanas focus utama
menjabarkan program 100 hari kerja Kabinet Merah Putih (KMP) melalui
kajian mendalam pada tiga topik prioritas yaitu Geopolitik dan
pengaruhnya terhadap geoekonomi serta ketahanan nasional. Kajian
menitikberatkanpada perubahan lanskap geopolitik global dan dampaknya
pada ekonomi Indonesia.
Disusul Ketahanan Pangan Nasional, dimana Lemhanas
Menyusun kajian bertujuan untuk memastikan ketersediaan pangan yang
berkelanjutan sekaligus mengurangi ketergantungan pada impor. Sebagai
Langkah strategis menjaga stabilitas nasional.
Program ketahanan pangan merupakan salah satu geostrategi dalam rangka
penguatan ketahanan nasional.
Dan tidak kalah pentingnya program hilirisasi dan
dampaknya terhadap ketahanan nasional.: kajian memastikan pentingnya
hilirisasi pengelolaan sumber daya alam guna meningkatkan nilai tambah
ekonomi.
Lemhanas menilai bahwa kebijakan tersebut berdampak
positip (snowball) dalam menciptakan lapangan kerja. Mendorong
pertumbuhan ekonomi, serta ketahanan sumber kekayaan alam guna
meningkatkan daya saing Indonesia di Tingkat global.
Sementara itu, Gubernur Lemhanas RI DR.H.TB.Ace Hasan
Syadzily, M.SI menyatakan di tahun 2025, Lemhanas mencanangkan program
prioritas yakni LEMHANAS GOES TO CAMPUS” memperbanyakpelatih
pemantapan nilai-nilaikebangsaan di setiap provinsi, serta
penggeloraan kebangsaan berbasis algoritma.
Untuk para kepala daerah terpilih, Lemhanas bekerja sama
dengan Kemendagri akan melaksanakan pemantapan nilai-nilai kebangsaan
yang direncanakan pada Februari 2025. Lemhanas akan membentuk Lembaga
sertipikasi profesi pengajar ketahanan nasional melalui pembentukan
LSP dan diharapkan para tenaga pengajar di bidang ketahanan nasional.
Tujuannya agar memiliki standar kompetens dengan demikian Gatra
Ketahanan sosial budaya yang sekarang masij dalamkondisi kurang
(skors2,55) diuakini akan meningkat pada kondisi tangguh.
(rel-dp-tob).
