
Jakarta,hariandialog.co.id-Guna mengarahkan para pemain catur dari segi pemain dan klub agar lebih tertata dan terstruktur dengan baik, maka organisasi Indonesia Chess Club Asociation (ICCA) yang bermarkas di Rempoa, Tangerang Selatan, menggelar turnamen catur beregu untuk ke-4 kalinya. Turnaman diadakan di Tamini Square, Jakarta Timur, Minggu (26/6/22).
Sebanyak 80 club catur dari berbagai club catur Se-jabodetabek antusias dan beramai-ramai mengikuti turnamen catur yang dihelat ICCA tersebut.
Menurut Ketua ICCA, Trisno Wiyono kepada Dialog, bahwa pihaknya terus berupaya mengadakan suatu turnamen catur yang lebih terorganisir dari segi pemain dan klub.
“Kita ingin memberikan apresiasi kepada para pemain dan klub. Dari segi klub nanti akan ada klub terbaik, dan dari segi pemain nanti ada pemain termahal, seperti pemain sepakbola,” ujarnya.
Trisno mengatakan bahwa turnamen catur beregu ini rutin diadakan setiap tahun, dan setiap tahunnya bisa tiga kali digelar turnamen. Dia menargetkan akan membuat pecatur menjadi mahal supya mereka lebih giat lagi. “Dan pecatur –pun diharapkan untuk terus berusaha meningkatkan kemampuannya agar mereka semakin bernilai,” pungkasnya.
Terakhir dia berharap agar pertandingan catur antar klub, yang memperebutkan piala bergilir ICCA, ini dapat berjalan rapi, terstruktur dan berkesinambungan.Pertandingan catur beregu yang cukup bergengsi ini menggunakan sistim swiss 7 babak dan main 10 menit plus incremen 3 detik. Dengan hadiah uang tunai sebesar Rp 22 juta.
Tampil sebagai juara I untuk kedua kalinya, DLH Garuda Chess Club dengan hadiah uang Rp 4 jut. Sedangkan DLH Rajawali Chess Club menjadi juara kedua mendapat hadiah Rp 3 juta dan juara ke-3 Kuda Hitam CC Karawang mendapatkan sebesar Rp 2 juta. (Ramal)
