Depok, hariandialog.co.id
Pemerintah Kota Depok lakukan mutasi dan rotasi sebanyak 359 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Depok secara langsung dan virtual,
Gedung Balai Kota Depok, Pancoran Mas, Selasa (07/09).
Dari 359 ASN yang yang dimutasi dan rotasi terdiri dari 13 pejabat pimpinan tinggi pratama, 59 pejabat administrator, 166 pejabat pengawas, 3 pejabat fungsional, 88 Kepala UPTD SD Negeri, dan 30 Kepala UPTD SMP Negeri.
Dari data yang dihimpun awak media, sejumlah Kepala Dinas yang terkena rotasi masih menduduki jabatan strategis, meski ada beberapa di antaranya yang tak mengalami nasib serupa.
Namun, berapa harta kekayaan yang dimiliki para Kepala Dinas di Kota Depok ini dengan kursi jabatannya masing-masing.
Melansir dari situs resmi laporan harta kekayaan elhkpn.kpk.go.id, para kepala dinas Kota Depok inipun rutin melaporkan harta kekayaannya setiap tahun.
Ini daftar harta kekayaan sejumlah Kepala Dinas Kota Depok :
- Novarita, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Depok.
Melansir dari elhkpn.kpk.go.id, total harta kekayaan yang dilaporkan Novarita pada tahun 2020 adalah sebesar Rp 4.438.660.194.
Novarita yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan ini melaporkan harta kekayaannya yang terdiri dari sejumlah tanah dan bangunan senilai Rp 3.750.000.000, harta bergerak sebesar Rp 470.000.000, dan kas atau setara sebesar Rp. 218.660.194.
- Mohamad Thamrin, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Depok. Melansir dari elhkpn.kpk.go.id, total harta kekayaan yang dilaporkan Mohamad Thamrin pada tahun 2020 adalah sebesar Rp 1.983.266.749.
Mohamad Thamrin yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok ini melaporkan harta kekayaannya yang terdiri dari sejumlah tanah dan bangunan senilai Rp 1.487.471.000, alat transportasi dan mesin sebesar Rp 253.000.000, harta bergerak sebesar Rp 60.000.000, dan kas atau setara kas sebesar Rp 246.955.772.
- Nina Suzana, Asisten Administrasi dan Umum pada Sekretariat Daerah. Melansir dari elhkpn.kpk.go.id, total harta kekayaan yang dilaporkan Nina Suzana pada tahun 2020 adalah sebesar Rp 7.414.888.000.
Nina Suzana, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Keuangan Daerah Kota Depok ini melaporkan harta kekayaannya yang terdiri dari sejumlah tanah dan bangunan senilai Rp 3.882.388.000, alat transportasi dan mesin sebesar Rp 280.500.000, harta bergerak sebesar Rp 92.000.000, dan kas atau setara kas sebesar Rp 3.160.000.000.
- Manto, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika.
Melansir dari elhkpn.kpk.go.id, total harta kekayaan yang dilaporkan Manto pada tahun 2020 adalah sebesar Rp 1.971.766.944.
Manto yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Depok ini melaporkan harta kekayaannya yang terdiri dari sejumlah tanah dan bangunan senilai Rp 2.100.000.000, alat transportasi dan mesin sebesar Rp 622.500.000, harta bergerak sebesar Rp 96.440.000, kas atau setara kas sebesar Rp 132.897.704, dan hutang sebesar Rp 980.070.760.
- Wijayanto, Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok. Melansir dari elhkpn.kpk.go.id, total harta kekayaan yang dilaporkan Wijayanto pada tahun 2020 adalah sebesar Rp 3.529.372.274.
Manto yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kota Depok ini melaporkan harta kekayaannya yang terdiri dari sejumlah tanah dan bangunan senilai Rp 3.150.000.000, alat transportasi dan mesin sebesar Rp 249.000.000, kas atau setara kas sebesar Rp 70.372.274, dan harta lainnya sebesar Rp 60.000.000.(Hms/Riz)
