
di Jalan Raya Ragunan Tanpa Nomor, Jakarta Selatan.
Hanya 100 meter dari Gedung PA Jakarta Selatan mengarah ke KB Ragunan.
Jakarta, hariandialog.co.id.- Pengadilan Negeri Jakarta
Selatan yang di Jalan Raya Ampera No.133, Ragunan, Pasar Minggu,
Jakarta Selatan, akan dibongkar dilanjutkan bangunan baru.
Namun, tidak jelas bangunan berama lantai dan juga tingkatnya. Pihak
PN Jakarta Selatan, susah memberi keterangan.
Sementara operasional baik administrasi surat
menyurat, persidangan dan yang berhubungan dengan pelayanan terkait
urusan pengadilan, sementara akan berlokasi di Jalan Raya Ragunan
tanpa nomor. Namun, hanya berjarak kira-kira 100 meter usai Pengadilan
Agama Jakarta Selatan. Atau berada di seberang SPBU Gas.
Para pengacara maupun pengawal tahanan sudah
memprediksi dalam waktu dekat akan pindah sementara operasional PN
Jakarta Selatan. “Coba barang-barang terkhusus berkas-berkas sudah
Dipaking dan disimpan di komplek rumah dinas hakim yang di Jalan
Ampera Raya tepatnya di Gang Rini,” ungkap salah seorang pengacara
yang mendapat informasi dari petugas pengangkutan arsip arsip.
Ada juga yang menyebutkan, per April 2026, operasional
PN Jakarta Selatan sudah resmi di kantor sementara di daerah Ragunan.
“Yah, informasinya mulai 1 April 2026 ini sudah pindah operasional.
Namun, Alamat lengkapnya kurang jelas karena tidak ada nomor. Bangunan
3 lantai, warna cat temboknya coklat tua. Sederetan dengan PN Jakarta
Selatan,” kata petugas PN Jakarta Selatan yang minta nama tidak
ditulis di koran takut di pecat.
Terkait besaran bangunan berlantai tiga tersebut, oleh
sumber mengaku kurang paham apakah seluruhnya operasional di Gedung
tersebut. “Yah, kita lihat saja apakah memadai atau tidak yang jelas
infonya sudah dibayar Rp.2,5 miliar sewanya. Namun, apakah langsung
pihak pengadilan ke pemilik bangunan atau melalui perantara kurang
jelas. Kan kita tidak ada kepentingannya mengetahui besaran sewa
Gedung,” terangnya.
Sementara petugas pengawal tahanan (Waltah) Kejaksaan
mengaku siap melaksanakan tugas membawa dan mengantar Kembali ke
rutan. “Harapan kami ruang tunggu sementara sebelum dan sesudah sidang
ada dan memadai sarana dan prasarananya. Kami berharap kokoh agar
tidak was-was tahanan kabur atau lari,” pinta pengawal tahanan yang
juga minta nama tidak di tulis di media. (tob).
