Pontianak, hariandialog.co.id.– Jaksa Agung Muda Pengawasan (JAM
Was) Dr. Ali Mukartono, S.H., M.M. beserta rombongan melakukan
Inspeksi Pimpinan di Wilayah Hukum Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat,
(11-10-2022).
Kunjungan kali ini, Ali Mukartono melakukan evaluasi
terhadap kinerja Kejati Kalbar. Selain evaluasi juga dilakukan
penguatan-penguatan agar kinerja Kejati Kalbar selanjutnya semakin
baik. “Disamping evaluasi, ada penguatan-penguatan. Evaluasi yang
dilakukan terhadap apa saja yang kurang, kemudian diberikan
penguatan-penguatan,” ungkapnya.
Ali juga menyampaikan berbagai kewenangan-kewenangan baru
Kejaksaan yang diatur dalam undang-undang baru nomor 11 tahun 2021
dengan perubahan undang-undang nomor 16 tahun 2004. “Di sana ada
kewenangan-kewenangan baru sehingga saya ke sini juga
menyosialisasikan kepada teman-teman di daerah supaya lebih optimal
dalam menjalankan tugas. Kita dalam rangka sedemikian rupa kita ingin
mendekatkan diri pada keadilan masyarakat,” katanya.
Ali menilai kinerja Kejati Kalbar selama ini sudah sangat
baik. Hanya saja kata dia tetap perlu dilakukan penguatan-penguatan
agar semakin baik. “Waktu saya menjadi Jampidsus dulu saya pernah
memberikan penghargaan kepada Kajati Kalbar yang menjadi terbaik dalam
Penanganan korupsi antar Kajati seluruh Indonesia,” jelasnya.
Prestasi itu, kata Ali menjadi modal yang bagus baginya
untuk meningkatkan optimalisasi kewenangan.
Kajati Kalbar, Dr. Masyhudi SH, MH dalam kesempatan ini
memaparkan hasil kinerja Kejati Kalbar. Mulai dari realisasi anggaran
untuk Satuan Kerja Kalimantan Barat sebesar Rp. 43.457.565.000.
Penyerapan anggaran triwulan sebesar Rp. 34.319.475.140,- telah
melampaui sudah 78,96%. Dan per Oktober 2022 DIPA yang masih dalam
proses penyerapan sebesar Rp. 8.924.489.860.000.
Masyhudi juga melaporkan pelaksanaan tingkat kandungan
dalam negeri (PTKDN) serta capaian kinerja bidang intelejen yakni
penyuluhan hukum dan pengamanan pembangunan proyek strategis. Masyhudi
juga menyampaikan capaian kerja Bidang Tindak Pidana Umum dan Bidang
Perdata dan Tata Usaha.
Masyhudi berharap hasil dari pertemuan Kunjungan Kerja
Jaksa Agung Muda Pengawasan ini, dapat diperoleh informasi yang
penting untuk ditindak lanjuti. “Dan langkah-langkah ke depan dalam
rangka peningkatan Kejaksaan Tinggi Kalbar dan Pengawasan yang lebih
baik,” jelas sang Doktor Hukum jebolan Universitas Padjajaran, Bandung
itu.
Kegiatan ini dihadiri Wakil Kepala Kejati Kalbar, para
adisten, kabag tu, seluruh Kajari se-Kalbar, dan pegawaj Kejati Kalbar
dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. (mrd/tob)
