Jakarta, hariandialog.co.id.- Kepala Kepolisian Republik Indonesia
atau Kapolri Jenderal Listyo Sigit terus membenahi internal kepolisian
buntut kasus-kasus yang membuat citra institusi ini turun drastis.
Salah satu hal yang siap diperbaiki Jenderal Sigit ialah masalah pelat
RF di jalanan.
Hal ini disampaikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit dalam
program Blak-blakan detikcom yang tayang Senin (30/10/2022). Kapolri
menyatakan keyakinannya soal lebih banyak anggota yang bisa menorehkan
prestasi. “Saya juga meyakini bahwa anggota semuanya memiliki
semangat untuk itu, melakukan prestasi, melakukan yang baik karena ini
memang bagian dari pertaruhan, memilih yang mana nih, memilih yang
baik atau buruk dengan risiko,” kata Kapolri. Kapolri menjawab soal
harapan munculnya polisi-polisi yang berprestasi dan bisa dirasakan
manfaatnya bagi masyarakat.
Kapolri menegaskan polisi harus memenuhi harapan masyarakat.
Kapolri akan menindaklanjuti hal-hal yang bisa membuat masyarakat
kesal, termasuk soal penggunaan pelat RF yang akrab dengan kendaraan
bermotor pejabat. “Saya kira itu yang akan kita lakukan ke depan
termasuk persepsi apa yang saat ini diharapkan oleh masyarakat tentang
pelayanan Kepolisian itu tentunya yang terus kami perbaiki termasuk
juga apa sih yang kira-kira membuat masyarakat kesal dengan hal-hal
yang terkait dengan kepolisian tentunya kita perbaiki, ini yang sedang
kita dalami,” ujar Kapolri.
Sigit yang juga mantan Kabareskrim Polri menyebut pelat RF
khusus diberikan untuk fungsi tertentu yang berkaitan dengan
kepolisian, dinas ataupun VVIP. Namun, Sigit menangkap fenomena
masyarakat yang melihat penggunaan pelat RF ini tidak tepat. Sigit
menegaskan akan memperbaiki hal ini. “Memang itu kan khusus diberikan
kepada fungsi tertentu yang memang ada kaitannya dengan kepolisian,
dinas atau VVIP begitu ya. Tapi faktanya mungkin masyarakat mungkin
melihat, ‘Oh ternyata bukan polisi’, begitu ya. Nah ini yang kami
perbaiki,” ujar Kapolri. (radak01).
