Jakarta, hariandialog.co.id – Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa dua saksi terkait kasus
dugaan korupsi pada pekerjaan pembangunan atau design and build Jalan
Tol Jakarta-Cikampek II Elevated alias Tol Sheikh Mohammed Bin Zayed
(MBZ) Ruas Cikunir-Karawang Barat, termasuk on/off ramp pada Simpang
Susun Cikunir dan Karawang Barat.
“Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan
melengkapi pemberkasan dalam perkara dimaksud,” tutur Kapuspenkum
Kejagung Ketut Sumedana dalam keterangannya, Kamis (14/9/2023).
Saksi yang diperiksa adalah MSF selaku Head Engineer Departement PT
Bukaka Teknik Utama dan K selaku Direktur Utama PT Farika Beton.
“Kedua orang saksi diperiksa terkait penyidikan perkara dugaan tindak
pidana korupsipada pekerjaan pembangunan (design and build) Jalan Tol
Jakarta-Cikampek II Elevated Ruas Cikunir-Karawang Barat termasuk
on/off ramp pada Simpang Susun Cikunir dan Karawang Barat,” kata
Ketut.
Sebelumnya, Kejagung resmi menetapkan tiga tersangka dalam kasus
dugaan korupsi pada pekerjaan pembangunan atau design and build Jalan
Tol Jakarta-Cikampek II Elevated alias Tol MBZ Ruas Cikunir-Karawang
Barat, termasuk on/off ramp pada Simpang Susun Cikunir dan Karawang
Barat.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahu jalan yang
digunakan untuk beristirahat dapat menimbulkan potensi kecelakaan lalu
lintas. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus)
Kejagung Kuntadi menyampaikan peran dari para tersangka. Mereka adalah
DD selaku Dirut PT Jasamarga Jalan Layang Cikampek (JJC) periode tahun
2016-2020, YM selaku Ketua Panitia Lelang JJC, dan TBS selaku Staf
Tenaga Ahli Jembatan PT LAPI Ganeshatama Consulting. “Saudara DD
selaku Direktur Utama PT JJC secara bersama-sama melawan hukum,
menetapkan pemenang di mana sebelumnya telah diatur spesifikasi barang
yang secara khusus ditujukan untuk menguntungkan pihak tertentu,”
tutur Kuntadi di Kejagung, Jakarta Selatan, Rabu, 13 September 2023
tulis liputan6.
Kemudian, lanjutnya, tersangka YM selaku Ketua Panitia Lelang secara
melawan hukum telah turut serta mengkondisikan pengadaan yang sudah
ditentukan pihak pemenangnya. “Dan saudara TBS selaku tenaga ahli,
diduga turut serta menyusun gambar rencana teknik akhir atau DED,
detail engineering design, yang di dalamnya terdapat pengkondisian
pengurangan spesifikasi atau volume,” jelas dia. (bing).
