
Jakarta, hariandialog.co.id.-Hampir semua pekerjaan
saluran air di wilayah Jakarta Selatan dikerjakan oleh pelaksana tanpa
papan proyek. Sehingga masyarakat setempat tidak mengetahui siapa
pelaksana pekerjaan.
“Kalau papan proyek tidak ada seperti ini bagaimana
kita mau protes. Kemana, karena tidak ada alamat yang bisa dihubungi.
Dan hal ini sepertinya di setujui dan direstui oleh aparat penegak
hukum apakah kepolisian maupun kejaksaan. Disamping papan proyek tidak
jelas dimana bedeng para pekerja,” kata Halim warga Kalibata Tengah,
Pancoran, Jakarta Selatan, atas pekerjaan saluran air di wilayahnya.
Halim mengeluahkan tidak adanya koordinasi dengan
warga perihal lama pekerjaan. Sehingga warga harus bersabar dengan
hasil pekerjaan yang demikian. “Kalau ada alamat apalagi nomor telepon
bisa dihubungi. Ini sama sekali tidak ada papan proyek. Jadi tidak
jelas perusahaan mana yang melaksanakan pekerjaan apakah langsung
sipemenang tender atau masih di subkan,” jelas Halim yang berlatar
belakang pendidikan sarjana hukum itu.
Begitu halnya proyek saluran air di Jalan Bina Warga,
Pancoran, Jakarta Selatan, juga tidak ada papan proyek. “Kami hanya
pekerjaa yang menggali lubang dan menutupnya dengan bahan telah
disediakan oleh kontraktor. Yah kami beginilah tanpa ada alat baik
untuk kepala sebagai penutup maupun wajah karena debu di musim panas
ini,” kata pekerja di Jalan Bina Warga, Pancoran.
Sementara itu, salah soerang warga Pejaten Timur,
Pasar Minggu, Jakarta Selatan menerangkan bahwa dirinya selaku tukang
ojek online berputar-putar menghantarkan dan menjemput penumpang,
selalu menemukan pekerjaan saluran tanpa papan proyek. “Hampir
seluruhnya Pak, lihat saja di dalam lingkungan tidak ada papan proyek.
Padahal pekerjaannya cukup panjang. Jadi sudah seharusnya mengikuti
aturan para pelaksana atau perusahaan yang mendapat dan memenangkan
lelang dari Sudin Pekerjaan Jalan Umum, Jakarta Selatan,” terangnya.
“Yah, kalau sudah begini banyak pekerjaan tanpa papan
proyek sepertinya ada kesepahaman antara jajaran Kejaksaan dengan para
pemborong atau pelaksana pekerjaaan yang difasilitasi oleh pemiliknya
dalam hal ini Sudin PU Jalan Kota Jakarta Selatan. Buktinya
dimana-mana pekerjaan tanpa papan proyek,” kata Dika warga Pejaten
Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. (tob).
