Ternate, InfoPublik – Ditjen Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam
Negeri RI resmi menutup pelatihan peningkatan kapasitas aparatur
pemerintah desa dan pengurus kelembagaan tahun 2023 di Provinsi Maluku
Utara. Penutupan dipusatkan di hotel Muara Kota Ternate, Jumat
(27/10/2023) malam.
Penutupan dilakukan Kepala Sub Direktorat Fasilitasi
Perencanaan Pembangunan Ditjen Bina Pemerintahan Desa, Ihram, dan
Kepala Bidang Kelembagaan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa
Malut, Anwar Lifran.
Kegiatan ini juga dikenal dengan Program Penguatan
Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD). Program ini dirancang untuk
meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di desa, yang merupakan
program kolaborasi Kemendagri dan World Bank sejak 2019.
Ihram dalam sambutannya mengharapkan peserta pelatihan
mampu mendorong kepala desa dan perangkatnya untuk memiliki pemahaman
manajemen leadership (kepemimpinan) dan entrepreneurship
(kewirausahaan). Di samping itu, peserta bisa berkontribusi
meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan
pemberdayaan masyarakat.
Ia memaparkan, tujuan utama program P3PD, pertama,
meningkatkan kualitas perencanaan dan pengelolaan Dana Desa. “Program
ini bertujuan untuk mempercepat serapan anggaran Dana Desa (APBDes)
dengan fokus pada kegiatan yang mendorong percepatan pembangunan desa,
pertumbuhan, dan ketahanan ekonomi masyarakat desa,” tuturnya tulis
InfoPublik
Kedua, peningkatan kapasitas aparatur pemerintahan desa.
Peserta diajari untuk melaksanakan pemerintahan desa yang responsif,
ekstraktif, regulatif, distributif, dan kolaboratif serta mematuhi
aturan yang berlaku.
Kemudian ketiga, kata dia, peningkatan koordinasi dan
solidaritas. Yaitu, fokus diberikan pada koordinasi yang baik antara
kepala desa, perangkat desa, dan pengurus kelembagaan desa untuk
memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Keempat, peningkatkan sinergitas pemerintah desa dan BPD.
Tujuan utama adalah memajukan desa dengan berbagai program yang
mengoptimalkan potensi, tantangan, dan peluang yang ada di desa dengan
mendorong partisipasi masyarakat.”Kami berharap ilmu yang diperoleh
selama pelaksanaan pelatihan ini, akan membantu peserta dalam
melaksanakan tugas dan tanggung jawab mereka untuk mewujudkan desa
yang maju, mandiri, dan sejahtera,” kata Ihram. (mahar).
