
Oleh: Johan Murod Babelionia, SH.S.IP.MM.
(Wartawan Senior SKU DIALOG)
Beruntunglah bagi orang yang membaca tulisan tentang Kepulauan Bangka Belitung ini hingga habis karena ditulis seorang Wartawan Senior SKU DIALOG sejak Tahun 1999 yang hidup di Kepulauan Bangka Belitung selama 64 Tahun. Dan yang tak membaca tulisan ini sampai selesai termasuk orang orang yang merugi. Tulisan ini dapat dijadikan pintu masuk bagi peneliti untuk melakukan penelitian yang akan terwujudnya teori berbagai disiplin Ilmu Pengetahuan.
Allhamdullillahi Robbil Allamin Allah menciptakan Masyarakat Kepulauan Bangka Belitung dan Alamnya Sang Pencipta JAGAT RAYA menciptakannya dengan tersenyum. Alhasil letak Kepulauan Bangka Belitung sangatlah strategies Airport Depati Amir ke Selatan Jakarta waktu tempuh udara 50 Menit, demikin juga ke Utara Batam, Singapura dan Johor Malaysia waktu tempuh udara 50 Menit, ke Timur Pontianak (Kalbar) 50 menit dan ke Barat Palembang (Sumsel) 30 Menit.
900 Pulau dengan Pulau Utama Pulau Bangka luas 11.000 KM2 Lima belas Kali lebih Besar dari Singapura, Pulau Belitung 5.000 KM2 = Luas Pulau Bali serta Pulau2 lainnya yang sudah berpenghuni 50 buah Pulau dari 900 Pulau Yang ada. Luas Laut Kepulauan Bangka Belitung 65.301 KM2 Kaya akan sumberhayati Kelauatan dan Perikanan serta kaya akan Berbagai mineral terutama Timah (Sn) yang telah diexploitasi sejak Abad I namun tak pernah habis. Sejak pelayaran kuno Kepulauan Bangka Belitung sudah disinggahi pelaut dari seluruh dunia yang kemudian diantara pelaut tersebut ada yang menetap di Kepulauan Bangka Belitung yang kemudian menjadi nenek/kakek moyang Orang Kepulauan Bangka Belitung.
Oleh karena itu jika Kita Amati secara seksama wajah orang Kepulauan Bangka Belitung mirip Orang China, Mirip Orang Hindustan, Mirip Orang Arab/Turky dll.
Dari 3 Lintasan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI), salah satunya melintasi Laut Kepulauan Bangka Belitung yaitu ALKI I. Oleh karena itu harusnya di Kepulauan Bangka Belitung dibangun LANTAMAL (Pangkalan Utama Angkatan Laut) Kepulauan Bangka Belitung yang sekarang ini baru ada (existing) LANAL (Pangkalan Angkatan Laut) Kepulauan Bangka Belitung.
Sebagaimana Kita ketahui konflik Laut China Selatan escalasi terus meningkat sehingga Kementerian Pertahanan Republik Indonesia harus tetapkan Kepri dan Kepulauan Bangka Belitung sebagai Kawasan Strategies Nasionali yang merupakan Kawasan Pertama dan Utama Dalam menghadapi konflik Laut China Selatan. Demikin juga dengan Menko Perekonomian Republik Indonesia seharusnya menetapkan Kepulauan Bangka Belitung sebagai Kawasan Strategies Perekonomian Nasional karena letak Sangat strategies dan Kaya akan sumberdaya alam seperti hasil Kelauatan dan Perikanan,hasil perkebunan,hasil Pertambangan dll. dimana beberapa abad lalu lada (Sahang) dari Kepulauan Bangka Belitung harganya setara 2 X harga Emas (1 Kg Lada = 2 Kg Emas) terutama setelah Constantinople dikuasai KEKAISARAN OTOMAN (Turkiye) sehingga BIZANTIUM EROPA TIMUR maupun Eropa Barat serta Bangsa lainnya kesulitan menguasai perdagangan REMPAH2.
Pemerintah Pusat Republik Indonesia seharusnya menaruh perhatian khusus terhadap Kepulauan Bangka Belitung yang Penduduknya 1,5 juta jiwa dan jumlah ini terus berkembang pesat baik melalui migrasi maupun melalui pertilasi (Kelahiran).
Pertumbuhan Penduduk melalui migrasi banyaknya pendatang yang mencari pekerjaan di berbagai sektor terutama sektor Pertambangan dan sektor Perikanan (Tambak) serta sektor perkebunan dll. Dan sejalan dengan hal ini Pertumbuhan Perekonomian Kepulauan Bangka Belitung terbaik se Sumatera dan Nomor empat Pertumbuhan Perekonomian terbaik di Indonesia serta Giny Rasio terbaik di Indonesia.
Dari berbagai indicator Perekonomian, jumlah Penduduk yang akan terus bertambah serta kondisi geography dll selayaknya Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memiliki 15 Kota dan Kabupaten ( *MENINGKATNYA STATUS HUKUM SUATU DAERAH AKAN MENINGKATKAN STATUS POLITIK DAN STATUS EKONOMI SERTA BERKEMBANGNYA SOSIAL BUDAYA MASYARAKAT DAERAH TSB* ).
Tidak hanya sumberdaya alam dan letak Sangat strategies Kepulauan Bangka Belitung yang memberi kondtribusi terhadap kejayaan Indonesia. Akan tetapi kwalitas sumberdaya manusia Kepulauan Bangka Belitung yang nenek/kakek moyang mereka adalah Keturunan berbagai Bangsa di Dunia maka insan Kepulauan Bangka Belitung dapat dikatakan seperti Manusia setengah dewa, misalnya DN Aidit, Tarman Azam Mantan Ketua PWI PUSAT, Prof Yusril Ihza Mahendra, Hanta Yudha, Datuk Dari Segala Datuk yaitu Datuk Seri Emron Pangkapi Tokoh Central DPP PPP, Prof Sofyan Effendi,Prof Djamaludin Ancok, Dr Yusron Ihza yang pernah jadi DUTA Besar Indonesia di Jepang, Alm Ibu Norma Isteri Alm Hamengku Bwono IX, Ahok yang fenomenal dll.
Kehidupan bermasyarakat di Kepulauan Bangka Belitung terkenal dengan filosofy Fan Ngin Tong Ngin Jit Jong dan Fan Ngin Tong Ngin Tjin Ngin,yaitu Melayu Tionghoa adalah sama dan Melayu Tionghoa adalah Saudara. Banyak terjadi perkawinan silang sehingga kehidupan di Kepulauan Bangka Belitung sangat Harmonis dan ini dilambangkan dengan Mesjid Raya Mentok dan Kelenteng jarak hanya 6 meter dipisah oleh jalan kecil di Kabupaten Bangka Barat. Oleh karena itu jika ada ide mendirikan Universitas Negri China Kita harus dukung sehingga Kepulauan Bangka Belitung akan menjadi Provinsi Yang MENDUNIA.
Karena Insan Kepulauan Bangka Belitung Keturunan berbagai Bangsa bahkan 2000 ex Tentara KUBILAI KHAN yang kalah perang dengan Majapahit ketika hendak pulang ke China MENETAP di Belitung timur dll, maka perawakan Orang Kepulauan Bangka Belitung sangat menarik dan proportional yang dapat dikatakan yang laki laki ganteng dan yang perempuan cantik.
Kepulauan Bangka Belitung Adalah Negri Serumpun Sebalai, Bumi Laskar Pelangi dan Tanah Bertuah yang tidak saja insannya yang menarik,akan tetapi REMPAH2 dari KepulauanBangka Belitung seperti lada,cengkih, cabe, Kunyit,serai, lengkuas dll rasanya lebih enak dari daerah lain yang mungkin hal ini tanah Kepulauan Bangka Belitung mengandung berbagai mineral penting.
Demikian juga komoditas Perikanan dari Kepulauan Bangka Belitung dapat Kita rasakan lebih enak jika dibandingkan dengan daerah lain. Hal ini karena perairan Kepulauan Bangka Belitung kaya akan fitoplanton dan kaya akan Zooplanton dimana hal ini karena di Kepulauan Bangka Belitung sejak abad I Timah sudah mulai ditambang sehingga dapat Kita katakan PERADABAN Kepulauan Bangka Belitung adalah PERADABAN TIMAH, hal ini dapat ditelusuri di Museum TIMAH di Kota Pangkalpinang, Kota Mentok maupun Museum TIMAH di Belitung.
Penambangan Timah didarat (Onshore Tin Mining) maupun penambangan Timah Lepas Pantai (Offshore Tin Mining) tidak saja membuat perairan Kepulauan Bangka Belitung kaya akan fitoplanton dan zooplankton yang dampaknya rasa ikan dan hasil Laut Kepulauan Bangka Belitung lebih enak,akan tetapi populasi komoditas Perikanan dan hasil Laut berlimpah sehingga *IKAN TAK DITANGKAPPUN LONCAT KE PERAHU*, tak jarang ikan loncat ke Sarana Produksi penambangan Timah seperti seringnya ikan meloncat dari dalam Laut ke PIP Ponton Isap Produksi dan KIP Kapal Isap Produksi.
Katena letak Kepulauan Bangka Belitung yang Sangat strategies di masa lalu Inggris, Belanda dan Jepang tertarik untuk menjajah Kepulauan Bangka Belitung. Era sa’at ini banyak investors yang tertarik BERINVESTASI di Kepulauan Bangka Belitung,salah satunya Hercules Pejuang Intergrasi Timor Timur Pro Indonesia yang adalah Penyayang Anak Yatim dan Penyayang Kaum Duafa.
Hercules datang ke Kepulauan Bangka Belitung dengan misi menyelamatkan Aset Negara yaitu pasir timah yang ditambang di IUP PT TIMAH Tbk harus masuk ke Gudang PT TIMAH Tbk dan misi lainnya adalah membina Tambang Rakyat sehingga Rakyat dapat menambang dengan legal.
Hercules Akan mengoperasikan PIP milik Tambang Rakyat dan Masyarakat Kepulauan Bangka Belitung sebagai pemilik PIP yang melakukan penambangan.
Sebagai Ketua DPD HNSI yang pengalaman kerja 24 tahun di Perikanan tentu Saya sangat Wellcome dengan kehadiran Investor KW 1 di Kepulauan Bangka Belitung, karena dengan Operasi penambangan Timah Lepas Pantai (Offshore Tin Mining) akan membuat ikan, udang dll akan meningkat produksinya. Terlebih jenis Udang Sungkur (Udang Rebon) maupun jenis Udang lainnya. Hal ini karena sifat Udang adalah *Nacturnalisme* yaitu senang akan kegelapan seperti malam hari atau air yang keruh.
Nelayan penjaring Udang jika melihat air jernih tidak akan menurunkan (settings)jaring udangnnya karena tidak akan ada udang. Oleh karena itu jika musim angin barat dan musim angin Tenggara air Laut Kepulauan Bangka Belitung Dalam keadaan keruh karena diaduk oleh ombak musim angin barat dan musim angin Tenggara sehingga Air Laut Keruh maka Nelayan akan panen Udang.
Sa’at ini Masyarakat Nelayan Kepulauan Bangka Belitung adalah Masyarakat Nelayan Paling SEJAHTERA di Indonesia, termasuk Masyarakat lainnya di Kepulauan Bangka Belitung adalah Masyarakat paling SEJAHTERA di Indonesia Karena Pertumbuhan Perekonomian adalah real bukan Pertumbuhan Perekonomian semu. Uang banyak BEREDAR ditangan Rakyat Baik dari sektor Pertambangan maupun sektor lainnya…. Jika tidak percaya ayooo Datang ke Kepulauan Bangka Belitung berinteraksi dengan Para Manusia yang dijuluki setengah dewa yang tentu penuh dengan Segala DINAMIKA dan berinteraksi dengan Alam Kepulauan Bangka Belitung yang indah bagaikan Kita berada di Sorga Dunia….
*SALAM TA’ZIM PANGLIMA ADAT DATUK PANGLIMA NEGERI SERUMPUN SEBALAI (DITABAL LAM NSS PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG 14 FEBRUARY 2015)
