
Harian, dialog.co.id I Gerakan Nasional “Bangga Buatan indonesia” dan “Bangga Berwisata di Indonesia” mendapat Apresiasi dan perhatian serius dari masyarakat Sumatera Utara, hal itu terlihat dari tingginya animo masyarakat yang terus datang mengunjungi berbagai stand UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) Karya Kreatif Sumatera Utara (KKSU) yang berada di Deli Park Mall Medan.
R. Hutapea warga Tanjung Morawa bersama keluarga ketika hadir di Deli Park Mall Medan pada wartawan mengatakan bahwa ia sengaja datang bersama keluarga dari Tanjung Morawa ke Deli Park Mall Medan karena membaca Iklan dan berita dari Media Online yang menyebutkan bahwa di bukanya Pembukaan UMKM Karya Kreatif Sumatera Utara di Istana Maimun Medan beberapa waktu lalu ucapnya, kamis (4/7/2024).
Ibu tiga orang anak ini menambahkan bahwa beberapa jenis kuliner yang di jual hasil karya UMKM masih tergolong murah seperi Bund Fikn Babycrab Rp.15.000,- Stik Jamur dapur jamur Rp.13.000,- Kisan Cooties seasalt Rp.25.000,- Tiwul Mertua Rp. 15.000,- Gopez kacang telur 150 gram Rp.15.000,- Makaroni kepo dapur bunda fikri Rp.13.000,- Izbil Brown chips Rp. 20.000,- dan Pismel Rp. 7000,- Dan anak anak saya sangat menggemari kuliner ini, ujarnya.
Ibu rumah tangga Warga Tanjung Morawa ini berharap agar Even seperti ini harus terus di lestarikan dan di pertahankan karena kuliner buatan bangsa sendiri jauh lebih terjamin mutu dan kualitasnya dari pada kuliner barang impor dari luar negeri yang belum tentu bagaimana proses pembuatannya, apa lagi buat anak anak kita harus pandai memilah makanan yang layak di konsumsi buat anak anak, dan apresiasi buat Bank Indonesia atas suksesnya acara Bazar Kuliner UMKM binaan Bank Indonesia ucap Ibu Hutapea. (silalahi)
