Jakarta, hariandialog.co.id.-Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi),
Meutya Hafid, menganti sejumlah pejabat tinggi di kementerian yang ia
pimpin dan dua Dirjen sekaligus, yaitu Prabu Revolusi sebagai Dirjen
Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) serta Hokky Situngkir yang
menjabat sebagai Dirjen Aplikasi Informatika (Aptika).
Keputusan ini dituangkan dalam Surat Perintah Pelaksana Tugas
Nomor 2186/M.KOMDIGI/KP.01.06/11/2024, yang ditandatangani pada 25
November 2024 oleh Menkomdigi, Meutya Hafid.
Hingga kini, alasan resmi pencopotan kedua pejabat tersebut belum
diumumkan secara rinci. Namun, spekulasi berkembang di masyarakat
terkait penyebabnya.
Beberapa sumber menyebutkan bahwa pencopotan Prabu
Revolusi diduga berkaitan dengan berbagai persoalan, termasuk kasus
kebocoran data yang marak terjadi di ruang digital. Isu ini menjadi
perhatian publik mengingat urgensi keamanan siber di era digital yang
semakin krusial.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya reformasi di tubuh Kementerian
Komdigi, yang diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan
akuntabilitas kinerja kementerian dalam menghadapi tantangan teknologi
informasi dan komunikasi yang kian kompleks tulis tempo. (bagus-01)
