
Cirebon, hariandialog.co.id – Dukungan dunia usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan dapat membantu memperluas jangkauan pelayanan sosial bagi masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian dan pendampingan. Kolaborasi tersebut menjadi salah satu upaya bersama untuk memastikan kebutuhan anak, mulai dari pemenuhan dasar hingga dukungan terhadap tumbuh kembangnya, dapat lebih terpenuhi.
Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, saat menghadiri kegiatan makan bersama anak binaan Dinas Sosial Kota Cirebon di McDonald’s By Pass Cirebon, Senin (21/9/2026). Kegiatan yang digelar dalam rangka HUT ke-35 McDonald’s Indonesia tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi dunia usaha yang manfaatnya dirasakan langsung oleh anak-anak binaan Dinas Sosial.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan terharu melihat kebahagiaan anak-anak. Kegiatan seperti ini menjadi bentuk kepedulian yang sangat berarti. Semoga apa yang dilakukan hari ini bisa menjadi inspirasi bagi perusahaan swasta lainnya untuk ikut berkontribusi dalam kegiatan sosial di Kota Cirebon,” ujarnya.
“Pemerintah menyadari bahwa kita tidak bisa bekerja sendiri. Karena itu, kolaborasi dengan dunia usaha sangat dibutuhkan. CSR bukan hanya soal bantuan, tetapi juga menjadi bagian dari modal sosial untuk bersama-sama membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya anak-anak,” katanya.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Sosial Kota Cirebon, Herlinah, mengatakan keterlibatan dunia usaha sangat dibutuhkan untuk mendukung penanganan persoalan sosial, terutama yang berkaitan dengan anak-anak yang berada dalam pembinaan Dinas Sosial.
Saat ini, Dinas Sosial Kota Cirebon memiliki lima titik binaan yang menjadi lokasi pelayanan sosial anak, di antaranya di wilayah Duku Semar, Pekalipan, dan Kepatihan atau Pegajahan. Secara keseluruhan, terdapat sekitar 170 anak yang berada dalam pembinaan tersebut.
Ia menjelaskan, anak-anak di titik binaan tersebut memperoleh berbagai bentuk dukungan dari Dinas Sosial, antara lain bantuan permakanan dan perlengkapan sekolah. Dukungan dari dunia usaha diharapkan dapat melengkapi upaya tersebut sehingga kebutuhan anak dapat dipenuhi secara lebih optimal.
“Harapannya tentu ada dukungan dan partisipasi dari dunia usaha untuk meningkatkan kesejahteraan sosial di Kota Cirebon. Dengan kolaborasi, penanganan permasalahan sosial bisa dilakukan secara bersama-sama dan manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” ujar Herlinah.
Pemerintah Kota Cirebon juga terus membuka ruang kerja sama dengan dunia usaha melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau CSR. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat diarahkan pada kebutuhan nyata masyarakat, sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan dalam satu kegiatan, tetapi dapat mendukung keberlanjutan pelayanan sosial di Kota Cirebon.(budhi)
