Jakarta, hariandialog.co.id.- – Jenazah mantan Kepala Divisi Hubungan
Internasional (Kadivhubinter) Polri Irjen (Purn) Napoleon Bonaparte
dimakamkan hari ini di Cikeas, Bogor, Jawa Barat. Suasana haru dan
isak tangis pelayat mengiringi kepergiannya.
Pantauan detikcom, Senin (19/10/2026), prosesi pemakaman
digelar secara kebesaran Polri. Inspektur upacara pemakaman yaitu
Kadivhubinter Polri Irjen Untung Widyatmoko.
Mulanya, peti jenazah dengan bendera merah putih diantarkan
menuju peristirahatan terakhir. Upacara dilanjutkan dengan pembacaan
riwayat singkat Napoleon Bonaparte.
Pembawa peti kemudian menurunkan jenazah di depan liang
lahatnya. Upacara dilanjutkan dengan hormat senjata, lalu jenazah
mulai diantarkan oleh keluarga. Sejumlah perwira tinggi dan
purnawirawan Polri turut hadir di pemakaman.
Isak tangis keluarga dan pelayat mengiringi kepergian
Napoleon Bonaparte. Tabur bunga dan penimbunan liang lahat ikut
dilakukan oleh keluarga. Kemudian proses upacara pemakaman diakhiri
dengan peletakan karangan bunga dan pembacaan doa.
Sebelumnya diberitakan, Mantan Kepala Divisi Hubungan
Internasional (Kadivhubinter) Polri Irjen (Purn) Napoleon Bonaparte
meninggal dunia. Napoleon meninggal karena sakit. “Iya benar, (karena)
sakit,” kata kuasa hukumnya, Putri Maya Rumanti, dikutip Antara,
Minggu (18/10/2026).
Napoleon mengembuskan napas terakhir pada 18 Oktober 2026
pukul 10.32 WIB. Sebelum menjabat sebagai Kadivhubinter Polri pada
2020, Napoleon merupakan Kepala Bagian Kerja Sama Konvensional
Sekretariat NCB Interpol Indonesia Divhubinter Polri.
Ia juga tercatat pernah menjabat sebagai Wakil Direktur
Reserse Kriminal (Reskrim) Polda Sumatera Selatan, Direktur Reskrim
Polda DI Yogyakarta, hingga sejumlah jabatan lain di Bareskrim Polri,
tulis dtc. (bing-01)
