Jakarta,hariandialog.co.id.- Pengamanan pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) dan Daerah bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan daerah, serta untuk menghindari hambatan dan gangguan pelaksanaan proyek tersebut.
Hal tersebut dikatakan JAM Intel Dr Reda Mathovani dalam kata sambutannya pada saat membuka acara Pelatihan Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Intelijen dalam Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS),kemarin.
Dikatakan mantan Kajati DKI Jakarta ini,proyek nasional merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia, sehingga pemerintah pusat maupun daerah telah menetapkan berbagai Proyek Strategis Nasional (PSN) dan Daerah di seluruh wilayah Indonesia.
“Keberhasilan pelaksanaan PSN maupun PSD sangat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan meningkatkan daya saing bangsa,” kata Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM Intelijen) Reda Manthovani.
Ditambahkan Dr Reda Mathovani yang juga mantan Kajati Banten tersebut, perlu dilakukan upaya pengamanan agar PSN dan PSD dapat berjalan dengan lancar dan terhindar dari berbagai hambatan dan gangguan. “PPS dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan mempedomani Pedoman Jaksa Agung Nomor 5 Tahun 2023 tentang Pengamanan Pembangunan Strategis, serta petunjuk teknis JAM Intelijen Nomor: B-1450/D/Ds/09/2023 tanggal 21 September 2023 tentang Tata Cara Pelaksanaan PPS,”tukas Reda.
Oleh karena itu, Reda mengingatkan para peserta pelatihan yakni Para Kasi Intelijen, Asisten Intelijen, Kepala Seksi D, Kasubdit, dan Kasi pada Direktorat D agar betul-betul mengikuti pelatihan dengan baik. “Dengan tidak hanya sekadar memenuhi kewajiban melaksanakan rekomendasi hasil Rapat Kerja Nasional Tahun 2024,” katanya.
Dalam pelatihan dihadirkan juga nara sumber dari Kementerian LHK, Kementerian ESDM, Kementerian Perindustrian, Kementerian Keuangan dan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). (dbs/Het)
