Jakarta, hariandialog.co.id – Melalui rapat pleno terbuka Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat pada Rabu (24/4/24) yang digelar di Gedung KPU Jalan Diponegoro, Menteng ,Jakarta Pusat, menetapkan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2 yaitu H. Prabowo Subianto berpasangan dengan Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih sebagai pemenang dalam Pilpres 2024 yang akan menjabat Presiden dan Wakil Presiden sah periode 2024-2029.
Dalam Keputusan KPU Nomor 252/Pl.01.9.BA/05/2024 pada tanggal 24 April 2024 memutuskan dan menetapkan Paslon nomor urut 2 peserta Pilpres 2024 tersebut sebagai pemenang dalam Pemilu 2024 yang terpilih untuk Presiden dan Wakil Presiden sah/terpilih untuk periode 2024-2029 yang meraih suara sebanyak 96.014.691 atau 58,59 persen dari jumlah pemilih sah.
Rapat pleno terbuka dalam penetapan Paslon Presiden dan Wakil Presiden terpilih dalam Pemilu 2024 yang digelar secara serentak pada 14 Februari 2024, dihadiri Ketum atau Pengurus partai pengusul Paslon nomo urut 2, yaitu: Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional(PAN), Partai Solidaritas Indonesia, Partai Bulan Bintang, dan Partai Garuda Republik Indonesia dan Partai Gelora. Juga para tim sukses paslon nomor urut 2, Menko Polhukam Hadi Tjahjanto mewakili Presiden Republik Indonesia, Mendagri, dan juga partai pengusul paslon nomor urut 1, dan pasangan Paslon nomor urut 1 yaitu Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar.
Ditetapkannya Prabowo-Gibran sebagai presiden dan wakil presiden terpilih dalam Pemilu 2024 setelah Mahkamah Konstitusi dalam putusannya yang dibacakan pada persidangan Senin (22/4/24) melalui Putusan No 1/PHPU/Pres XXII/2024, dan Nomor 2/PHPU/Pres /XXIII/2024 menolak permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) yang diajukan ke MK oleh Paslon nomor urut 1 dan nomor urut 3.
PIDATO PRABOWO SEBAGAI PRESIDEN TERPILIH
Dalam pidatonya sebagai Presiden terpilih didampingi wakil presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka, Prabowo Subianto setelah mengucapkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, dan Salawat dan salam kepada Baginda Nabi Muhammad SAW, serta mengucapkan terima kasihnya kepada KPU, Bawaslu, dan juga aparat TNI/Polri serta yang terlibat dalam penyelenggaraan Pemilu 2024 serta masyarakat pemilih dan juga kepada masyarakat yang tidak memilih Paslon nomor urut 2.
Prabowo mengatakan kontestasi yang diikuti 3 Paslon, sudah selesai, meskipun dalam kontestasi tersebut tajam, keras, panas karena ini sesuai dengan tuntutan demokrasi. Meskipun tidak puas harus diterima untuk tetap bersatu dan saling bahu membahu, kerja sama dan kolaborasi untuk memajukan Indonesia, mensejahterakan masyarakat, tetap bersatu dan rukun, serta menghilangkan korupsi.
Untuk itu, kata Prabowo dalam pidatonya tersebut, dalam memikul tugasnya sebagai presiden 2024-2029 sangat berat sehingga membutuhkan dukungan baik itu yang ada dalam maupun di luar pemerintah untuk kebaikan dan peningkatan hidup rakyat. “Tidak boleh anak-anak tidak menikmati kemerdekaan termasuk seluruh rakyat Indonesia,”kata Prabowo.
Juga Prabowo meminta kerja sama antara yang memilih dan tidak memilihnya dengan meninggalkan perbedaan yang terjadi saat kontestasi berlangsung. Dalam menjawab tuntutan zaman yang kian maju, maka kerja sama dan kerja keras harus dilakukan untuk kemajuan masyarakat dan Bangsa Indonesia. (Het)
