Skip to content
April 3, 2026
  • Kontak Kami
  • Pedoman Pemberitaan
  • Redaksi
Harian Dialog

Harian Dialog

Menyuarakan Hati Nurani Rakyat Berdasarkan Pancasila

cropped-cropped-banner-pasang-iklan.jpg
Primary Menu
  • Berita Daerah
  • Hukum dan Kriminal
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Ibukota
  • Kesra
  • Olahraga
  • Serba Serbi
Live
  • Home
  • Nasional
  • Presiden Prabowo Subianto Butuh Rp.1.610 Triliun
  • Nasional

Presiden Prabowo Subianto Butuh Rp.1.610 Triliun

Harian Dialog Agustus 27, 2025

Jakarta, hariandialog.co.id.-  — Wacana pembangunan proyek Giant Sea
Wall (GSW) atau tanggul laut raksasa yang dirancang membentang di
pesisir utara atau Pantura Jawa memasuki babak baru.
Presiden Prabowo Subianto pun menunjukkan keseriusannya untuk
membangun proyek raksasa yang pernah disebutnya butuh Rp1.620 triliun
itu melalui pembentukan Badan Otorita Tanggul Laut Pantai Utara Jawa.
         Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi
mengatakan pembentukan badan itu diperlukan untuk mendukung rencana
pembangunan Giant Sea Wall yang telah direncanakan oleh Prabowo.
         Terlebih, wacana pembangunan tanggul yang digadang bisa
mengatasi permasalahan penurunan tanah di wilayah utara Jawa tersebut
telah muncul sejak tahun 1990-an. “Hal ini beberapa kali sudah
disampaikan oleh Presiden dan sebetulnya itu sudah ada sejak tahun
90-an. Rencana itu juga sudah disusun sebetulnya yang berkenaan dengan
pembangunan Giant Sea Wall,” ujarnya kepada wartawan di Kompleks
Istana Kepresidenan, Senin (25/8).
        Prabowo bahkan telah melantik Darwin Trisna Djajawinata dan
Suhajar Diantoro sebagai Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai
Utara Jawa pada saat peresmian badan tersebut.

Dengan pembentukan badan otorita tersebut, diharapkan menjadi langkah
strategis untuk mempercepat pembangunan proyek tanggul laut raksasa
tersebut.

Proyek ini direncanakan membentang sepanjang 500 kilometer dari Banten
hingga Gresik, Jawa Timur, dengan estimasi biaya mencapai US$80
miliar. Untuk tahap awal, pembangunan di wilayah Teluk Jakarta
diperkirakan memakan waktu 8 hingga 10 tahun.

Dengan kebutuhan anggaran fantastis, proyek ini disebut-sebut sebagai
salah satu yang terbesar dalam sejarah pembangunan infrastruktur
nasional.

Namun, di tengah ketidakpastian fiskal dan derasnya alokasi dana untuk
program-program besar lainnya, muncul pertanyaan mendasar, sepadankah
proyek sebesar ini dengan manfaat ekonominya?

Direktur Ekonomi Center of Economic and Law Studies (Celios) Nailul
Huda menyampaikan kekhawatirannya atas rencana pemerintah tersebut.

Menurutnya, GSW bukan hanya mahal secara anggaran, tetapi juga belum
tentu berdampak signifikan secara jangka panjang terhadap perekonomian
nasional dan juga keselamatan wilayah pesisir Pantura.

“Proyek Giant Sea Wall ini membutuhkan dana hingga ribuan triliun.
Jumlahnya lebih besar dibandingkan dengan biaya pembangunan Ibu Kota
Negara (IKN). Sementara posisi penerimaan negara saat ini sedang tidak
optimal, berat bagi APBN untuk membiayai proyek ini,” ujar Huda kepada
CNNIndonesia.com.

Meskipun GSW telah masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN),
Huda menilai status tersebut tidak serta-merta menjamin pembiayaan
yang realistis dan gampang dicari.

Ia menyebut dengan banyaknya program ambisius Prabowo, seperti Makan
Bergizi Gratis (MBG), layanan kesehatan gratis, hingga kelanjutan
pembangunan IKN, tekanan terhadap APBN akan kian berat.

“Kalau dipaksakan, APBN bisa jebol. Defisit akan meningkat, utang akan
membengkak, dan anggaran menjadi tidak sehat,” tegasnya.

Pembangunan proyek ini dengan biaya yang tinggi dinilai tidak sepadan
dengan efektivitas atau dampak yang akan diberikan proyek raksasa
tersebut.

Menurut Huda, dampak ekonomi dari pembangunan GSW cenderung bersifat
jangka pendek dan tidak berkelanjutan. Ia membandingkan proyek ini
dengan sejumlah PSN sebelumnya yang justru tidak memberikan kontribusi
signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

“Saya melihat dampak GSW ini hanya temporer. Di awal, pembangunan
mungkin akan mendongkrak aktivitas ekonomi. Tapi setelah selesai
dibangun, kontribusinya tidak besar. Bahkan ada alternatif lain yang
lebih murah untuk mitigasi bencana pesisir,” jelasnya.

Dalam konteks efisiensi anggaran, Huda mempertanyakan urgensi
pembangunan tanggul laut ini. Ia menyebut bahwa berbagai pendekatan
berbasis komunitas dan adaptasi berbasis ekosistem seperti
rehabilitasi mangrove atau pembangunan pemecah gelombang alami bisa
menjadi solusi yang jauh lebih efisien dan berkelanjutan ketimbang
membangun GSW. “Misalkan dengan memperbanyak tumbuhan mangrove untuk
mencegah abrasi. Itu kan lebih murah dan di beberapa tempat sudah ada
programnya,” terangnya.

Selain itu, Huda melihat proyek ini tidak akan terlalu menarik di mata
investor karena ada keraguan atas manfaat ekonomi dan besarnya dana
yang dibutuhkan.

Ia mencontohkan hal ini sama dengan situasi proyek IKN yang hingga
saat ini belum sepenuhnya berhasil menarik minat investor swasta
meskipun memiliki badan otorita tersendiri. “Investor pasti akan
melihat potensi keuntungannya, baik langsung maupun tidak langsung.
Kalau tidak ada jaminan yang jelas dari pemerintah, nasib GSW bisa
sama seperti IKN. Sama-sama kesulitan mencari investor,” katanya.

Huda juga menyangsikan efektivitas pembentukan Badan Otorita Pesisir
Utara Jawa untuk mengelola proyek ini. Menurutnya, badan tersebut bisa
menambah beban anggaran dan tumpang tindih dengan kewenangan
pemerintah daerah.

Tak hanya itu, badan yang dibentuk berpotensi berbenturan kewenangan
antara pemerintah pusat dan daerah dalam pengelolaan wilayah pesisir
utara Jawa.

Ia mengingatkan bahwa pembangunan GSW akan melintasi wilayah
administratif sejumlah provinsi, mulai dari Banten, DKI Jakarta, Jawa
Barat, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur yang masing-masing memiliki
otoritas dalam pengelolaan wilayah pesisir dan tata ruang.

“Jangan sampai pemerintah pusat mengambil alih penuh wilayah yang
seharusnya menjadi kewenangan daerah. Ini bertentangan dengan semangat
otonomi daerah,” ujar Huda.

Menurutnya, pembentukan badan otorita baru perlu kajian komprehensif,
tidak cukup hanya berdasarkan Perpres tentang RPJMN. Termasuk juga
keterlibatan masyarakat pesisir yang kehidupannya sangat bergantung
pada laut.

“Secara anggaran, ini bisa jadi pemborosan. Apakah betul-betul
diperlukan? Atau hanya karena dikejar-kejar target politik dan
pembangunan jangka menengah?,” jelas Huda, tulis cnni.  (tob)

About The Author

Harian Dialog

See author's posts

Post Views: 249

Post navigation

Previous: Berita Foto : OC Kaligis Mengawal Sidang Lanjutan Kriminalisasi Pekerja PT Wana Kencana Mineral (PT WKM)
Next: Revitalisasi Dua SD di Jatiwangi Disorot, Pelaksana Proyek Diduga Tak Jelas dan Pekerjaan Molor

Related Stories

  • Nasional

Presiden Iran Masoud Pesan Kepada Warga AS

Harian Dialog April 2, 2026
IMG-20260401-WA0031
  • Nasional

Kabupaten Badung Terima 2 Sertifikat HKI Untuk Mangupura Award Dari MenkumHam

Harian Dialog April 1, 2026
  • Nasional

Pemerintah Sediakan MBG Hanya 5 Hari Semingu

Harian Dialog April 1, 2026

Berita Lainnya

IMG-20260403-WA0045
  • Olahraga

14 Pemain Terbaik Siap Berlaga Membela Indonesia di ASEAN Futsal Championship 2026

Harian Dialog April 3, 2026
IMG-20260403-WA0044-1024x683.jpg
  • Olahraga

Erick Thohir Buka Panggung Perempuan dan Pemimpin Muda di Kemenpora, Dorong Penguatan Profesionalisme dan Lahirnya Agent of Change

Harian Dialog April 3, 2026
IMG-20260403-WA0042
  • Olahraga

Menpora Erick Apresiasi Youth Football Tournament Bali 7s 2026 jadi Ajang Pembinaan Usia Dini dan Pengembangan Sport Tourism

Harian Dialog April 3, 2026
IMG-20260403-WA0041-1024x683.jpg
  • Olahraga

LPDUK Bertransformasi Menjadi LPUK, Menpora Erick Tingkatkan Kualitas Pengelolaan Usaha Keolahragaan

Harian Dialog April 3, 2026

Olahraga

IMG-20260403-WA0045
  • Olahraga

14 Pemain Terbaik Siap Berlaga Membela Indonesia di ASEAN Futsal Championship 2026

Harian Dialog April 3, 2026
Erick Thohir Buka Panggung Perempuan dan Pemimpin Muda di Kemenpora, Dorong Penguatan Profesionalisme dan Lahirnya Agent of Change IMG-20260403-WA0044-1024x683.jpg
  • Olahraga

Erick Thohir Buka Panggung Perempuan dan Pemimpin Muda di Kemenpora, Dorong Penguatan Profesionalisme dan Lahirnya Agent of Change

April 3, 2026
Menpora Erick Apresiasi Youth Football Tournament Bali 7s 2026 jadi Ajang Pembinaan Usia Dini dan Pengembangan Sport Tourism IMG-20260403-WA0042
  • Olahraga

Menpora Erick Apresiasi Youth Football Tournament Bali 7s 2026 jadi Ajang Pembinaan Usia Dini dan Pengembangan Sport Tourism

April 3, 2026

Kesehatan

f509a003-4913-4b97-8dc4-99263fd0867e
  • Kesehatan

Operasi Caesar Perdana di RSUD Bangun Purba Berhasil, Bupati Pastikan Layanan Kesehatan Makin Responsif

Harian Dialog April 2, 2026
Gedung Kesehatan di Desa Mabar Bukan Pustu, tapi Poskesdes IMG-20260313-WA0032
  • Kesehatan

Gedung Kesehatan di Desa Mabar Bukan Pustu, tapi Poskesdes

Maret 13, 2026
Temukan Maladministrasi, Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Sumatera Utara Meminta BPJS Ketenagaakerjaan Mencairkan  JHT PPPK Paruh Waktu Kota Medan IMG-20260312-WA0032
  • Kesehatan

Temukan Maladministrasi, Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Sumatera Utara Meminta BPJS Ketenagaakerjaan Mencairkan  JHT PPPK Paruh Waktu Kota Medan

Maret 12, 2026

Teknologi

IMG-20260316-WA0031
  • Techonology

OKI Gencarkan Gerakan Anti-Scam, Masyarakat Diajak Waspada Kejahatan Siber

Harian Dialog Maret 16, 2026
OKI, hariandialog.co.id— Ancaman kejahatan di ruang siber kian meningkat seiring pesatnya perkembangan teknologi digital. Beragam modus penipuan...
Baca Selengkapnya Read more about OKI Gencarkan Gerakan Anti-Scam, Masyarakat Diajak Waspada Kejahatan Siber
Sinyal Terhubung, Silaturahmi Tersambung: Diskominfo OKI–Telkomsel Perkuat Jaringan Jelang Idul Fitri IMG-20260316-WA0022
  • Techonology

Sinyal Terhubung, Silaturahmi Tersambung: Diskominfo OKI–Telkomsel Perkuat Jaringan Jelang Idul Fitri

Maret 16, 2026
Pemudik Manfaatkan Fasilitas Pos Terpadu Polisi, Anak Bermain Nyaman Orang Tua Nikmati Wifi Gratis IMG-20260315-WA0013
  • Techonology

Pemudik Manfaatkan Fasilitas Pos Terpadu Polisi, Anak Bermain Nyaman Orang Tua Nikmati Wifi Gratis

Maret 15, 2026
Warga Binjai Sambut Baik Program Internet Gratis Gubernur Bobby Nasution IMG-20260313-WA0048
  • Techonology

Warga Binjai Sambut Baik Program Internet Gratis Gubernur Bobby Nasution

Maret 13, 2026
Nataru 2026 Indosat Perkuat Jaringan ANDAL: Proyeksikan Lonjakan Trafik >17% di Bali–Nusa Tenggara 2026 IMG-20251214-WA0038
  • Techonology

Nataru 2026 Indosat Perkuat Jaringan ANDAL: Proyeksikan Lonjakan Trafik >17% di Bali–Nusa Tenggara 2026

Desember 14, 2025

Kesra

IMG-20260403-WA0024
  • Kesra

Polresta Deli Serdang Hadir Dalam Pelaksanaan Jumat Agung, Pastikan Pelaksaan Ibadah Aman Dan khusyuk

Harian Dialog April 3, 2026
Deli Serdang Pusatkan Pelayanan Publik di MPP a02b6aab-f2b4-40a7-a3af-e5993d940425
  • Kesra

Deli Serdang Pusatkan Pelayanan Publik di MPP

April 2, 2026
Dari Tajuk hingga Streaming, MHT Awards 52-2026 Dipenuhi Karya Berkualitas 7abda239-2f20-4520-8498-91b2c095df01
  • Kesra

Dari Tajuk hingga Streaming, MHT Awards 52-2026 Dipenuhi Karya Berkualitas

April 2, 2026

Pendidikan

IMG-20260403-WA0002
  • Pendidikan

Bus Sekolah Gratis Batalyon D Pelopor, Langkah Nyata Sat Brimob Polda Jabar Dukung Pendidikan

Harian Dialog April 2, 2026
Bupati Tinjau SDN 108076 Tanjung Selamat, Renovasi Segera Diproses d18c7ea9-dedb-44ce-ad3e-e4c030c5f075
  • Pendidikan

Bupati Tinjau SDN 108076 Tanjung Selamat, Renovasi Segera Diproses

April 1, 2026
Rakor Pendidikan, Bupati Ajak Kepsek Reformasi Kinerja Guru 52fbe686-9af3-45e8-9945-e77fa56d73b2-1024x683.jpg
  • Pendidikan

Rakor Pendidikan, Bupati Ajak Kepsek Reformasi Kinerja Guru

April 1, 2026
  • Kontak Kami
  • Pedoman Pemberitaan
Copyright Harian Dialog Online © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.