Jakarta, hariandialog.co.id.- PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
(BBTN) terus mengembangkan digital mortgage ecosystem (m e) untuk
memenuhi kebutuhan pemilik rumah. Saat ini, BTN Digital Mortgage
Ecosystem siap mengakomodir empat aspek yang dibutuhkan pemilik rumah
mulai dari aspel living, renting, buying, dan selling.
“BTN Digital Mortgage Ecosystem akan menyediakan layanan
digital bagi kepemilikan rumah, fasilitasi pengisian kelengkapan
rumah, kebutuhan material, elektronik, serta dukungan pembayaran
utilitas di perumahan,” ujar Direktur IT & Digital BTN Andi Nirwoto
dalam keterangannya, Minggu (20-03-2022).
Andi mengungkapkan, dalam aspek living, BTN akan membantu
masyarakat dalam pengelolaan perumahan dan menyediakan marketplace
untuk pembelian elektronik, bahan bangunan dan perabot rumah tangga.
Ada juga aplikasi pembayaran berbagai transaksi digital dengan
kelengkapan virtual account dan QRIS. Dalam aspek ini, Bank BTN sudah
mengembangkan Aplikasi BTN Mobile dan juga BTN Smart Residence.
Sedangkan untuk marketplacenya, juga sudah bekerjasama dengan Arsitag.
Untuk aspek renting atau penyewaan, perseroan membantu
developerdalam mengetahui ketersediaan unit untuk disewakan dan
mempermudah konsumen dalam mencari rumah untuk disewakan. “Untuk aspek
penyewaan, BTN telah mengembangkan BTN Properti yang bermanfaat bagi
developer dan konsumen,” jelasnya seperti diwartakan kontan.co.id.-
Lebih lanjut, Andi menuturkan, untuk aspek pembelian, BTN
membantu konsumen dalam pencarian rumah baru maupun bekas, simulasi
kredit, pengajuan kredit secara online, monitoring status dan melihat
fisik rumah secara online melalui 4D tour service. Untuk aspek
pembelian, masyarakat bisa memanfaatkan aplikasi rumah murah BTN, BTN
Properti, Pin Home dan Lamudi.
Sementara untuk aspek penjualan, dengan aplikasi BTN For
Developer, perseroan membantu developer dalam mengembangkan proyek
perumahan, manajemen stok, sekaligus memantau proses kemajuan KPR.
Bank BTN juga membantu developer dalam kemudahan bertransaksi
bekerjasama dengan mitra Bank yang meliputi Notaris dan Kantor Jasa
Penilaian Publik (KJPP).
Menurut Andi, dengan pengembangan digital mortgage ecosystem
tersebut, akan lebih memudahkan perseroan dalam membangun Super Apps
dalam bidang perumahan. Hingga akhir 2021, ada sekitar 3.159
pengembang yang bergabung dalam platform BTN Properti dengan jumlah
proyek sebanyak 4.326 housing project. “Tim Digital dan IT BTN terus
secara kontinyu dan fokus, mengembangkan aplikasi serta solusi untuk
benar-benar menjadikan BTN sebagai Bank yang secara Digital unggul
dalam Mortage ecosystem,” pungkasnya. (diah).
