Jakarta,hariandialog.co.id.-Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana. Kesiapsiagaan itu dibahas dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Penanggulangan bencana Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026 yang dibuka Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, Selasa (6-10-2026).
Gubernur DKI Jakarta dalam arahannya,menekan pentinggnya penyampaian informasi kebencanaan yang tepat, cepat, dan akurat kepad masyarakat. “Hal ini mengingat posisi Jakarta sebagai kota global yang juga rawan terhadap kebencanaan,” katanya.
Menurut Pramono Anung, salah satu hal yang perlu dilakukan koordinasi adalah bagaimana informasi kebencnaan itu bisa diterima publik dalam waktu tepat, cepat dan tepat, katanya di Hotel Arya Duta Menteng, Jakarta Pusat, Senin (6-10-2026).
Dikatakan Pramono Anung, upaya pencegahan terhadap potensi dampak bencana harus ditangani secara baik dan serius. Karena itu sinergi seluruh unsur dalam penanggulangan kebencanaan harus diingkatkan, termasuk BNPB, BMKG, TNI, Polri, Forkopimda, dunia usaha, relawan, komunitas serta masyarakat.
Pramono Anung mencontohkan pengalaman Pemprov DKI saat hadapi dampak bencana erupsi Gunung Anak Karakatau, beberapa waktu lalu. “Saat itu Pemprov DKI memberikan informasi kebencanaan yang sangat cepat serta memberikan respon cepat dalam menangani dampak abu vulkanik.”
Juga, kata Pramono Anung, saat menghadapi dampak dari El-Nino, Pemprpv DKI Jakarta berupaya melakukan intervensi melalui operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk menurunkan hujan. “Upaya ini juga dilakukan untuk mengurangi potensi kebakaran, terutama di daerah padat penduduk seperti Tambora dan Cakung,” terannya.
Dijelaskan Pramono Anung, berdasarkan laporan Oxford University tentang kebencanaan menyampaikan bahwa ancaman bencana terhadap negara-negara yang berda di jalur Ring of Fire sangat tinggi. Oleh sebab itu, penanganan kebencanan harus dilakuan secara serius.
Selain upaya preventif dampak bencana, Pramono Anung juga menyoroti pentingnya penanganan pascabencana yang membutuhkan sumber daya yang cukup. Dikutif dari beritajakarta. (Het)
