
Majalengka.hariandialog.co.id- Ratusan guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) yang tergabung dalam Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) SDN Kecamatan Jatiwangi Kabupaten Majalengka,Jawa menggelar” Seminar Pendidikan Implementasi Deep Learning Dalam Pembelajaran Berbasis Karakter” menghadirkan narasumber yang cukup terkenal Widyaprada ahli madya Dr Indris Apandi.M.Pd dari BBPM Jawa Barat, di Aula Pertiwi ponpes Almizan Jatiwangi,selasa (25/2)

Gelaran seminar berbasiskan karakter itu di buka langsung oleh Kadisdik Kabupaten Majalengka Rd. Umar Ma’rup. Hadiri dalam kesempatan tersebut Kadisdik Majalengka Rd. Umar Ma’ruf, ketua K3S Saepudin, para pengawas, penilik dan para Kepala SDN, serta ratusan guru tumpah ruah memasuki ruangan aula dengan hidmat mendengarkan Narasumber Dr. Idris Apandi sebagai pembicara.
Ketua Panitia Seminar berbasis karakter yang juga ketua K3S Kecamatan Jatiwangi Saepudin.S.Ag menjelaskan, tujuan seminar berbasis karakter untuk menggali bagaimana yang disebut “deep Learning ini dapat di implementasikan dalam dunia pendidikan dalam rangka menciptakan pembelajaran yang berbasis karakter.” kata Kepala SDN Burujul Wetan 3 kepada Dialog.
Menurut Saepudin”,Insyaalloh nanti oleh narasumber Dr Idris Apandi akan di jelaskan dan di paparkan sehingga nanti para guru-guru bisa bertanya dan berdiskusi pada seminar hari ini yang ikuti oleh 41 kepala SDN, 41 guru kelas 4, 41 guru kelas 5 dan 41 guru kelas 6.ungkap Kepala SD ini.
“Kami mengharapkan seminar ini menjadi wadah menimba ilmu bertukar pikiran, berdiskusi dan membangun kolaborasi antara para ahli dengan praktisi pendidikan dapat bersama-sama menciptakan inovasi dan memperkuat nilai-nilai karakter dalam proses pembelajaran di sekolah dan mengucapkan Selamat kepada para guru yang mengikuti seminar semoga lancar dan memberikan manfaat bagi kita semua.”ujar Aep
Sementara itu Kadisdik Majalengka Rd.Umar Ma’ruf menerangkan 6 program yang akan menjadi fokus perhatian visi besar kementerian yaitu,” menciptakan pendidikan bermutu untuk semua berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dalam rangka mencerdaskan bangsa Indonesia sesuai Undang-Undang Dasar 1945.”kata Umar.
Diantaranya Penguatan Pendidikan, Karakter Pendidikan tidak hanya berkaitan dengan akademis siswa saja, melainkan juga guru turut berperan dalam menciptakan siswa yang memiliki kecerdasan emosional, melalui bimbingan karakter yang tercipta pada siswa.(Ayub)
