Jakarta, hariandialog.co.id – Proyek pekerjaan pemasangan u-ditch di Jalan Robusta Malaka baru Kelurahan Pondok Kopi, Kecamatan Duren Sawit Kota Adm Jakarta Timur (Kotip Jaktim) sudah ada tutupnya pecah-pecah dan ambruk hingga dikhawatirkan akan membahayakan pejalan kaki dan pengendara kendaraan.
Hal tersebut juga jadi bahan pembicaraan warga sekitar mengingat proyek pekerjaan pemasangan u-ditch tersebut baru selesai dikerjakan, tetapi sudah ada yang rusak.
Dari hasil penelusuran Dialog ke lokasi Senin (16/10), sejumlah warga sekitar yang bertemu di warung kopi tak jauh dari saluran yang rusak, membicarakan dugaan kuat bahwa U-Ditch nya tak sesuai spek dan pelaksanaan pekerjaannya asal jadi sehingga sudah mengalami keursakan. Bahkan dalam oborolan warga tersebut menuding baha pelaksana proyek menjadikan proyek tersebut ajang mamfaat untuk meraup keuntungan yang besar hingga mengabaikan kwalitas pekerjaan. “Jika pekerjaan U-ditch dilakukan secara benar, dan sesuai spek, maka tidak akan gampang rusak. Namun itulah jika pekerjaan hanya untuk mencari untung belaka walaupun menghiraukan kualitas. Kan peklerjaan demikian sangat mengancam keselamatan pejalan kaki dan pengendara kendaraan roda dua.” Demikian obrolan warga tersebut seperti disimpulkan Dialog. Perlu diketahui bahwa pekerjaan proyek u-ditch tersebut bersumber dari APBD DKI Jakarta, dan yang menjadi kuasa pengguna anggaran (KPA) adalah Suku Dinas Sumber Daya Air Kota Administrasi Jakarta Timur, dengan nilai anggaran sangat fantastis. Namun pekerjaaan yang dilakukan oleh pihak ketiga selaku kontraktor kelihatannya asal jadi. Masih menurut sumber Dialog, dimana pemasangan u-ditch pada saat penggalian tanah elevasi kemiringan u-ditch, asal jadi diduga akibat lemahnya pengawasan dari Suku Dinas Sumber Daya Air maupun konsultan pengawasan dilapangan. “Sebagian besar kegiatan pekerjaan saluran yang kerjakan Suku Dinas Sumber Daya Air Kota Jakarta Timur, tidak wajar dan juga tidak menggunakan lantai kerja dan sirtu untuk pemadatan rongga semuanya pinggir U Ditch,” tukas sumber Dialog tersebut. Sehubungan dengan kerusakan saluran tersebut, Dialog hendak mengkonfimasikan kepada Kasudin SDA. Jakarta Timur, Wawan Kurniawan di kantornya, Selasa (17/10/23). “Pak kasudin barusan keluar,” kata Pamdal yang sedang bertugas. (hnb)
