Jakarta, hariandialog.co.id.- PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
(BBTN) memastikan telah menyiapkan dana untuk melunasi seluruh
obligasi yang jatuh tempo pada 2022. Corporate
Secretary BTN Ari Kurniaman mengatakan perseroan telah
melunasi obligasi berkelanjutan I tahap I tahun 2012 senilai Rp2
triliun pada 5 Juni 2022 sesuai dengan waktu jatuh temponya obligasi.
Adapun untuk obligasi yang akan jatuh tempo kedepannya senilai Rp3,26
triliun, yang akan jatuh tempo pada 28 Juni, 8 Juli dan 13 Juli 2022,
BTN memastikan akan melunasi sesuai jadwal.
“Bank BTN sudah mempersiapkan dana untuk melunasi
obligasi tersebut sesuai dengan ketentuan yg berlaku,” kata Ari kepada
Bisnis, Senin (27/6).
Dia mengatakan perseoran telah mempersiapkan dana untuk
melunasi seluruh obligasi yang jatuh tempo pada tahun ini, seiring
dengan strategi pendanaan wholesale BTN 2022 yang telah berjalan.
Sekadar informasi, BTN memiliki total obligasi jatuh tempo sebesar Rp
5,26 triliun pada 2022, yang terdiri dari Obligasi Berkelanjutan I
Tahap I 2012 senilai Rp2 triliun dan Obligasi Berkelanjutan III Tahap
II 2019 seri B senilai Rp 1,17 triliun yang jatuh tempo pada 28 Juni
2022.
Selain itu ada juga Obligasi Berkelanjutan II Tahap I 2015
Seri C dengan total nominal Rp800 miliar yang jatuh tempo pada 8 Juli
2022., serta Obligasi Berkelanjutan III Tahap I 2017 seri B dengan
nilai Rp 1,29 triliun dan jatuh tempo pada 13 Juli 2022. (diah).
