Bandung, hariandialog.co.id.- Kepala Badan Nasional Pencarian dan
Pertolongan (Basarnas) Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii memastikan
operasi SAR masih akan terus dilanjutkan hingga seluruh korban
berhasil ditemukan. Walau sudah tujuh hari melakukan pencarian dan
pertolongan korban bencana tanah longsor di Kampung Pasirlangu,
Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat,
Hal tersebut disampaikan Mohammad Syafii saat memberikan
keterangan di Posko Basarnas Cisarua.
Ia mengatakan, berdasarkan hasil evaluasi bersama BNPB,
pemerintah daerah, Forkopimda, serta Pemerintah Provinsi, kondisi
cuaca pada hari ketujuh dinilai cukup mendukung proses pencarian
korban. “Alhamdulillah, dari pagi hingga sore cuaca sangat membantu
pelaksanaan operasi SAR. Hari ini kami berhasil menemukan lima body
pack (kantong jenazah) dan langsung menyerahkannya ke tim DVI,” ujar
Syafii.
Dengan penemuan tersebut, total korban yang berhasil
dievakuasi sejak hari pertama hingga hari ketujuh operasi SAR mencapai
60 body pack. Sementara itu, data dari DVI Polri mencatat hingga saat
ini sebanyak 44 jenazah telah teridentifikasi dan diserahkan kepada
pihak keluarga.
Syafii menjelaskan, berdasarkan laporan awal, jumlah korban
yang dinyatakan hilang sebanyak 20 orang. Namun seiring berjalannya
waktu serta hasil asesmen lapangan yang dilakukan oleh Search
Management Cell (SMC), Incident Commander (IC), dan DVI, data korban
mengalami dinamika. “Informasi awal menyebutkan 113 orang terdampak
dari 34 kepala keluarga. Namun perkembangan terakhir menunjukkan angka
158 warga yang dilaporkan hilang dari 35 kepala keluarga. Ini menjadi
bagian dari dinamika operasi di lapangan,” jelasnya. tulis cnni.
(keano-01)
