

Baktiraja, hariandialog.co.id – Jalan menuju tepi pantai wisata Danau Toba yg terletak di desa Sinambela Kec.Baktiraja,Kab.Humbahas penuh lobang-lobang dan lupur dari perhatian Bupati D.Banjarnahor/kadis prawisata Kab.Humbahas.selama beliau menjabat.

Sejak mantan bupati Humbahas D.Banjarnahor
APBD HUMBAHAS MENCAPAI Rp.1.200.Miliard/thn.
Tetapi pembangunan banyak yg terabaikan salah satu contoh:
Jalan menuju akses masuk keluar Murid SMA.SMP, Puskesmas, Penginab Mes Pemda dan pengunjung Prawisata ketepi pantai Danau Toba jalan tersebut rusak dan penuh lobang-lobang.
Sesudah kita masuk ke tempat wisata pantai Danau Toba tersebut diatas, kita sangat kecewa karena tempat wisata itu penuh sampah dan juga kamar mandi (Toilet) tidak berfungsi atau tidak terus dgn baik.
Wartawan Dialog berkunjung ketempat wisata tersebut sangat kecewa melihat sikon yg begitu jorok.
Saya coba konfermasi ke beberapa org kebetulan mereka masyarakat setempat yg bermarga Siburian dan Sinambela mereka menyatakan dgn tegas bahwa perhatian Pemkab dan dinas prawisata selamai ini tidak ada.
Kebetulan saat itu Camat Baktiraja S.L. berada di pinggir jln dekat kantor camat,wartawan bertanya,kepada camat Baktiraja.
Apakah bapak camat luput,kurang perhatiannya ke tempat wisata yg berada di tepi pantai danau Toba itu?
Danjuga apakah ada biaya perawatan satu Civic bot yg bertuliskan BNPB yg terabaikan menjadi barang rongsokan itu pak camat?
Camat Baktiraja S.L.beliau melemparkan sebatas senyum-senyum saja.
Masyarakat Baktiraja memohon kepada Bupati Humbahas yg sudah terlantik sejak awal thn 2025-2030.DR.Oloan P.Nababan SH.MH.Agar Sudi perhatiannya dapat membenahi jln dan tempat wisata itu,Supaya pengunjung datang ketempat wisata itu merasa aman, agar masyarakat setempat perekonomianya dapat tumbuh dgn baik.(Tarida lbn Gaol.)
