Bogor, hariandialog.co.id.- Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin sudah
tidak masuk kerja sejak 18 Februari 2026 tanpa alasan yang jelas.
Sehingga dipertanyakan, apakah sakit ?
Terakhir kali ia muncul di publik saat aksi bersih-bersih
bareng Menteri Lingkungan Hidup pada 16 Februari lalu.
Sejak momen itu, sosoknya benar-benar menghilang dari
kegiatan pemerintahan.
Bukan cuma fisiknya yang absen di Balai Kota, semua akun media sosial
Jenal juga mendadak lenyap.
Padahal, ia biasanya sangat rajin mengunggah kegiatannya setiap hari.
Bahkan, nomor WhatsApp pribadinya kini sudah tidak bisa dihubungi lagi
oleh siapa pun.
Terkait hilangnya orang nomor dua di Kota Bogor ini, Sekretaris Daerah
(Sekda) Denny Mulyadi sempat memberikan pernyataan singkat pada Jumat,
27-02-2026.
Ia menyebut alasan Jenal tidak masuk kerja adalah karena
faktor kesehatan.”Pak Wakil Sakit,” ujar Denny.
Berdasarkan hasil penelusuran TribunnewsBogor.com, alasan sakit
Jenal Mutaqin itu ternyata tidak disertai dengan surat dokter.
Setelah sekian lama, nama Jenal Mutaqin baru muncul di agenda
Pemkot Bogor, Selasa, 3 – 03 – 2026.
Jenal bersama istrinya diagendakan menghadiri pembukaan Cap
Go Meh Bogor Street Festival 2026 di Hotel The 101, Jalan
Suryakencana, Kota Bogor.
Namun pada nama Jenal ditambah keterangan ‘tentatif’ atau belum pasti.
Ketua Program Studi Administrasi Publik Universtas Djuanda (UNIDA)
Faisal Tri Ramdani menyoroti ketidakhadiran Wakil Wali Kota Bogor
Jenal Mutaqin tanpa keterangan yang jelas. “Dalam perspektif
Administrasi Publik, diskursus mengenai ketidakhadiran pejabat negara
tanpa akuntabilitas administratif yang jelas merupakan anomali
terhadap prinsip-prinsip Governansi Publik yang mengedepankan
integritas dan profesionalisme birokrasi,” kata dia kepada
TribunnewsBogor.com, Selasa, 3-3-2026. (helm-01)
