Batam, hariandialog.co.id.– Sudah hampir sepekan, warga di Sagulung
mengaku kesulitan mendapatkan gas Elpiji 3 kg.
Mereka menyebutkan beberapa pangkalan gas mengalami kehabisan
stok alias kosong. Padahal, jelang akhir tahun ini penggunaan gas
Elpiji menjadi hal penting untuk persiapan menyambut tahun baru.
“Sudah hampir sepekan susah cari gas melon. Kemarin terakhir kami
dapat sebelum Natal, sekarang sudah keliling komplek di pangkalan
kosong. Bahkan di warung kelontong pun kosong juga,” ujar seorang
warga Sagulung, Lady, Rabu (27-12-2023).
Pagi itu Lady tampak berkeliling menggunakan motor sembari
menenteng tabung gas Elpigi 3 kg di motornya. Ia mengitari komplek
mencari gas 3 kg di pangkalan. “Ada gas,” ucap Lady melemparkan
pertanyaan saat singgah disalah satu pangkalan. “Kosong, belum masuk,”
sahut pemilik pangkalan Pangrib.
Lady pun langsung meninggalkan lokasi untuk mencari gas.
Tak hanya Lady, warga Sagulung lainnya juga turut merasakan hal yang
sama. Jelang akhir tahun warga kesulitan mencari gas melon. “Tak tau
lah ini. Padahal mau masak kue tahun baru. Terpaksa pakai kompor
minyak tanahlah. Tak mungkin gak buat kue tahun baru,” ujar Sinaga.
Pemilik Pangkalan di Sagulung, Pangrib menyebutkan gas
pembelian gas Elpiji dalam sebulan terakhir mengalami peningkatan.
“Sebelum Natal kemarin masuk, tapi tak sampai 2 jam sudah habis. Orang
langsung berdatangan beli,” katanya. (har-01).
