Jakarta, hariandialog.co.id.- SEJUMLAH warga tampak mengantre untuk
menukar uang rupiah di depan mobil Kas Keliling Bank Indonesia di
Stasiun Gambir, Jakarta pada Senin pagi, 16 Maret 2026. Pantauan Tempo
di lokasi, ada dua mobil Kas Keliling yang disediakan oleh bank
sentral.
Salah satu warga yang menukar uang di layanan Kas Keliling
adalah Dinar. Dia dan keluarganya berencana mudik ke Pekalongan. Pagi
itu, Dinar menukar uang sebanyak Rp 3,8 juta. Dinar mengetahui adanya
layanan Kas Keliling melalui suaminya yang bekerja di stasiun.
Menurut Dinar, selama ini dia mengalami kesusahan untuk menukar
uang. Pasalnya, dia tidak berhasil mendapatkan nomor antrean lewat
aplikasi PINTAR Bank Indonesia. “Nge-war-nya susah, sampai 24 jam juga
nggak dapet antreannya. Tahu-tahu sudah habis,” kata Dinar ketika
ditemui di Stasiun Gambir.
Pengalaman serupa juga dialami oleh Efrida. Seperti Dinar,
dia juga tidak berhasil mendapatkan nomor antrean lewat aplikasi
PINTAR. Efrida akhirnya memutuskan menukar uang di layanan Kas
Keliling setelah mendapatkan informasi melalui media sosial.
Menurutnya, proses penukaran uang di Kas Keliling cukup mudah. Dia
menukar sebanyak Rp 4 juta dengan pecahan Rp 20 ribu, Rp 10 ribu, Rp
5.000, dan Rp 2.000.
Efrida mengaku tak ingin menukar uang selain di Bank
Indonesia. Sebab, biasanya, penukaran uang di luar layanan BI
dikenakan biaya yang lebih mahal. “Di pinggir jalan ada. Terus,
misalnya, orang-orang yang udah sempat menukar (dan menjual lagi)
jadinya dikasih biaya admin,” ucap Efrida.
Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI Muhammad Anwar Bashori
mengatakan animo masyarakat untuk menukar uang rupiah menjelang Idul
Fitri 2026 sangat tinggi. Sampai dengan 13 Maret 2026, BI mencatat
jumlah penukar uang melalui layanan resmi mencapai 1.076.282. Angka
tersebut meningkat 85,4 persen dibandingkan tahun lalu yang tercatat
sebanyak 580.496 penukar.
Oleh karena itu, BI menyelenggarakan layanan penukaran
tambahan pada 16-17 Maret 2026 yang berfokus di lokasi arus mudik,
seperti bandara, stasiun, terminal, pelabuhan, dan rest area. “Total
kuota layanan tambahan tersebut mencapai sekitar 11.900 paket
penukaran,” kata Anwar dalam keterangan tertulis pada Senin, 16 Maret
2026, tulis tempo. (bian-01)
