
Jakarta, hariandialog.co.id – Dua orang dokter, calon pengantin yaitu dr. Rahel Martini br. Tampubolon dan dr. Joshua Partogi Rambe A.R. Simamora, MARS, memutuskan untuk mengakhiri masa lajangnya. Di mana, kedua calon pengantin ini, sepakat menjalani Martumpol atau Ikat Janji Nikah, yang harus dilakukan.
Acara Martumpol tersebut digelar di Gereja HKBP Petojo, di Jalan Kyai Tapa No.262, Grogol Jakarta Barat, dengan dihadiri dan disaksikan oleh keluarga kedua belah pihak calon pengantin, Pendeta, serta jemaat setempat, pada Sabtu (20/6/2026).
Pasangan yang hendak melangsungkan pernikahan di Gedung Balai Samudera, Jakarta Utara, dan akan menerima Pemberkatan di Gereja HKBP Pondok Gede, di tanggal 11 Juli 2026, yang akan datang ini, telah lama merencanakan untuk bersama-sama, menjalani pernikahan yang resmi, melalui Pemberkatan Nikah di Gereja dan secara adat Batak.

Kita bersyukur dan sukacita bisa melewati proses Martumpol ini dengan lancar, karena tentunya masih ada tahap berikutnya yaitu, Pemberkatan dan Pesta Pernikahan nanti. Semoga Tuhan, memberkati rencana pernikahan kita ini,” tutur dr. Joshua Simamora, saat ditemui, usai sesi foto bersama.
Acara ini, diawali dengan prosesi calon pengantin memasuki Gereja dengan diiringi lagu Ku Ada (Iam Here) yang dibawakan oleh Elvina Lala br.Gultom. Setelah itu, masuk ke acara Kebaktian dengan mengangkat pujian dari Kidung Jemaat No.3 :1-2 Kami Puji dengan Riang.
Dalam khotbahnya Pendeta Fungsional Ricky Pardamean Tambunan, S.Th, menjelaskan bahwa rumah tangga yang sepakat, yang dibangun dengan Firman Tuhan tidak akan goyah oleh persoalan apapun.

” Dang holan sada, dang holan istri, dang holan suami. Molo na Sada do maol do i amang, inang. Artinya suami dan istri harus sepakat membangun rumah tangga menurut Firman Tuhan,” ujarnya.
Acara ikat janji ini juga dihiasi dengan tukar cincin dan penampilan sejumlah koor, di sesi pertama, diantaranya PS. Ester, PS. Wijk Kanaan I (Jelambar Nauli) dan Koor Sesi ke 2, dari Seksi Parompuan Huria (SPH) HKBP Petojo serta Koor Panitia Pembangunan HKBP Petojo. Koor sesi ke 3, Koor Pomparan OP. Patarina Gultom dan Pengurus Punguan Pomparan Raja Tampubolon dan Boruna Jabodetabek.
Menutup acara tersebut, sambutan dari kedua belah pihak calon pengantin yang mengucapkan terimakasih kepada pihak Gereja, jemaat dan keluarga besar dari Simamora dan Tampubolon yang telah membantu atas terlaksananya kegiatan ikat janji atau martumpol ini bisa berjalan dengan lancar.
Usai acara Martumpol tersebut, selanjutnya keluarga besar kedua belah pihak, bergeser tempat ke aula gereja untuk mengikuti acara Maria Raja ( Diskusi mengenai persiapan pesta pernikahan adat), yaitu berbicara prosesi adat dan pembagian tugas yang akan dilalui, mulai dari pembagian juhut atau daging babi, penyerahan sinamot atau mahar, ulos serta amplop yang harus diberikan kepada pihak hula-hula atau tulang. (Ram)
