
Medan, hariandialog.co.id – Pemerintah Kabupaten Tapanuliselatan (Pemkab Tapsel) menampilkan produk unggulan usaha mikro kecil menengah (UMKM) dengan berbagai jenis kain ulos tenun Angkola seperti untuk keperluan acara adat dan lainnya di Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke 50 di Medan, Rabu sore (15/7/2027).
“Memang kami membawa berbagai jenis produk unggulan buatan UMKM binaan Pemkab Tapanuli Selatan ( Tapsel) di arena promosi dan dagang PRSU ini. biar masyarakat pengunjung PRSU ini mengenal produk UMKM Tapanuli selatan ,” jelas Sarina Sari Siregar
Ari Angraini br Harahap dan beberapa orang rekannya – rekannya NurHaizah Siregar yang ditugaskan di Paviliun Tapanuli Selatan , Rabu sore (15/7/2026) juga menjelaskan, Pemkab Tapsel membawa 120 an item produk unggulan daerah.
Produk UMKM yang dipamerkan dengan beragam corak kain tenun ulos maupun songket yang terbuat dari bahan ulos menjadi bahan pakaian jadi , buatan penenun lokal. Ada tempat tissu tas sadun (kain gendong), abit godang dan berbagai jenis kain tenun lain.
Beragam kain tenun itu ditenun oleh penenun-penenun lokal yang terlatih. Tidak heran bila produknya unggulan Pemkab Tapsel akan mampu menyulap penampilan Anda. Apalagi tenunannya yang sangat rapi, dengan berbagai motif dan warna.

Sementara untuk harga yang ditawarkan secara bervariasi. Mulai dari Rp 250 ribu hingga Rp 4 juta.
“Memang ada yang mahal sampai Rp 4 juta seperti songket hitam sutra. Tergantung kealitas akan ada harga,” jelas Ari Angraini br Harahap.
Selain beragam jenis kain tenunan ulos, Pemkab Tapsel juga menampilkan beragam jenis UMKM lainya .
Sementara itu, Paviliun Pemkab Tapsel membawa 120 item produk unggulan daerah berupa jenis kain tenunan dan lainnya
“Kami membawa 120 item produk unggulan daerah,” jelas Ari Angraini Boru Harahap, seorang petugas jaga Paviliun dan beberapateman lainya yang berjaga saat itu di Pemkab Tapsel.
Produk yang ditampilkan atau yang dipamerkan Pemkab Tapsel di PRSU ke 50 Tahun 2026 juga menampilkan 15 jenis kain tenunan sipirok seperti kain songket, kain tenun benang lapan, kain tenun benang enam. Abit godang biasa dan abit godang manik dan ada juga paroppa sadun dan hande-hande.
Harganya juga bervariasi. Mulai dari Rp 270 ribu sampai dengan Rp 4 juta. Tergantung kualitas kain dan tenunannya. Bila tenunannya lebih rapi dan menarik, tentu lebih mahal.
Sementara aneka jenis cemilan yang ditampilkan Pemkab Tapsel mulai dari keripik sambal, keripik ikan, stik labu, keripik ikan dan keripik jagung. Ada juga aneka jenis kupang kaling, gula aren dan jajanan lainnya.
(Emmar)
