Cilegon, hariandialog.co.id.- Pemerintah kota Cilegon tengah
mempersiapkan program Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama
(SMP) Swasta Gratis sebagai upaya memperluas akses pendidikan
sekaligus meringankan beban biaya yang ditanggung masyarakat.
Program yang ditargetkan mulai berjalan pada Januari 2027 ini
menjadi salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kota Cilegon dalam
meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan memastikan seluruh
anak di Kota Cilegon memperoleh hak atas pendidikan.
Wali Kota Cilegon Robinsar menjelaskan, program tersebut saat
ini masih dalam tahap pengkajian agar pelaksanaannya tepat sasaran.
Menurutnya, kebijakan ini hadir sebagai solusi atas
berbagai persoalan yang kerap muncul setiap pelaksanaan Sistem
Penerimaan Murid Baru (SPMB), terutama bagi masyarakat yang belum
dapat mengakses sekolah negeri karena keterbatasan daya tampung maupun
kondisi ekonomi.
“Insyaallah program ini sedang kami kaji dan kami godok
secara matang. Selama ini SPMB sering menjadi polemik di masyarakat
karena banyak orang tua yang mengejar sekolah negeri agar anaknya bisa
bersekolah tanpa terbebani biaya. Karena itu, Pemerintah Kota Cilegon
akan segera menghadirkan program SD dan SMP swasta gratis untuk
membantu meringankan beban masyarakat,” ujar Robinsar dalam wawancara,
Selasa, 14 Juli 2026.
Robinsar menegaskan, pelaksanaan program akan didahului dengan proses
verifikasi terhadap sekolah-sekolah swasta yang akan menjadi mitra
pemerintah. Tidak seluruh sekolah swasta akan langsung masuk dalam
program tersebut, melainkan akan disesuaikan dengan kriteria dan
persyaratan yang telah ditetapkan.
“Nanti akan ada proses verifikasi terhadap sekolah-sekolah
yang memenuhi kategori untuk mendapatkan program ini. Tujuan utamanya
adalah meringankan beban orang tua, sekaligus menyukseskan program
wajib belajar di Kota Cilegon sehingga mampu meningkatkan Indeks
Pembangunan Manusia (IPM) dan kualitas sumber daya manusia,” jelasnya,
tulis radarbtn. (opik-01)
